Pembelajaran Tatap Muka Di Kabupaten Madiun Terus Dilakukan Bertahap Dengan Penerapan Prokes Ketat

0
38
Foto : Kadin Pendidikan dan Kebudayaan , Kabupaten Madiun , Dra Siti Zubaidah, M.H .

DERAP.ID II Madiun . Pembelajaran Tatap Muka atau PTM di sekolah sekolah mulai PAUD , TK , SD dan SMP di Kabupaten Madiun terus dilakukan secara terbatas dan bertahap dengan Penerapan Protokol Kesehatan yang ketat . Sejak bulan april yang lalu sebenarnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun sudah melakukan Visitasi untuk satuan pendidikan . Namun karena dari data perkembangan covid 19 saat itu masih mengalami naik turun , rencana pelaksanaan pembelajaran tatap muka sempat dihentikan sementara waktu .

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun , Dra Siti Zubaidah, M.H  saat dikonfirmasi oleh wartawan media ini pada Jum,at , 15/10/2021 di kantornya menyatakan bahwa berdasarkan Intruksi Menteri Dalam Negeri no.38 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat , untuk Kabupaten Madiun berada di Level 3 dan PTM boleh dilakukan dengan terbatas . Kemudian masih menurut Siti Zubaidah bahwa setelah Bupati Madiun melakukan rapat koordinasi dengan jajaran Forkopimda , Dinas Pendidikan dan Kebudayaan  mendapatkan Ijin untuk melaksanakan PTM terbatas pada 3 September kemarin . Tahap awal satu Kecamatan , satu satuan pendidikan setiap jenjang . Mulai PAUD, TK , SD dan SMP berjumlah total 45 .

Foto : Peta Sebaran Covid 19, Kabupaten Madiun.

Ditambahkan oleh Dra Siti Zubaidah, M.H bahwa untuk waktu pembelajaran adalah 2 jam pelajaran atau 4 jam pelajaran dimana untuk 1 jam pelajaran itu 30 Menit . Artinya bahwa jam pelajarannya hanya 2 jam saja per harinya . Untuk rombongan belajar atau Rombel setiap kelas maksimal 18 siswa / ruang . Sejak 3 September tersebut pihaknya setiap minggunya melakukan Evaluasi dan melaporkan kepada Pimpinan. Ditambahkan oleh Siti Zubaidah bahwa pada minggu kedua sejak 3 September tersebut , PTM bisa berjalan lancar, dan keikutsertaan siswa juga akhirnya ditambah hingga mencapai jumlah 210 sekolah . Minggu berikutnya setelah dilakukan evaluasi lagi tidak ada masalah , jumlahnya bisa ditambah lagi menjadi 213 sekolah dan saat ini jumlah Totalnya mencapai 468 sekolah . Di Kabupaten Madiun ini jumlah total satuan pendidikan ada sekitar 1145 satuan pendidikan dan menurut Siti Zubaidah PTM secara bertahap terus berlanjut secara bertahap .
” Supaya tidak ada euforia dalam Pembelajaran Tatap Muka dan senantiasa tetap menerapkan Protokol Kesehatan ” , Kata Dra Siti Zubaidah, M.H kepada wartawan media ini di kantornya .

Lebih lanjut dikatakan bahwa bagi satuan pendidikan yang belum mendapatkan ,pihaknya tetap akan berupaya menuju kesana dalam minggu ini ada penambahan terhadap pelaksanaan PTM . Penerapan Prokes itu harus selalu dipantau terutama terkait SOP yang sudah disosialisasikan hingga ke orang tua siswa melalui group WA . Orang tua siswa diharapkan juga bisa memberikan Edukasi kepada anak terkait Prokes mulai anak berangkat dari rumah apa yang harus disiapkan , di perjalanan ( jangan diajak mampir mampir ) , mulai masuk di area sekolah , menjaga jarak untuk saling melindungi sesama teman yang disayangi dan begitupun saat pulang sekolah .

” Di setiap sekolah kami bentuk Team Penanganan Covid 19 , dimana Team tersebut bertanggung jawab terhadap Konsistensi terhadap anak didik ” , Tegas Siti Zubaidah kepada wartawan media ini . Ditambahkan bahwa pihaknya juga bekerjasama, berkoordinasi dan sinergi dengan Team Gugus Tugas Covid 19 di tingkat Desa , Kecamatan dan Kabupaten . Mengakhiri wawancara dengan media ini , dikatakan oleh Dra Siti Zubaidah, M.H bahwa khusus untuk TK saat ini belum semua di visitasi dan menurutnya pihaknya punya tahapan untuk Mengecek Kesiapannya dan itu tetap harus dilakukan . ( Jhon )