Wednesday, July 15, 2026
HomeNasionalDua Tewas, Bus Diduga Selip Picu Tabrakan Beruntun di Kemranjen

Dua Tewas, Bus Diduga Selip Picu Tabrakan Beruntun di Kemranjen

Derap.id | Banyumas – Dua orang meninggal dunia dalam kecelakaan beruntun di Jalan Raya Kemranjen–Sumpiuh, Desa Kebarongan, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 18.40 WIB. Insiden yang melibatkan satu unit bus, kendaraan box, dan sepeda motor itu terjadi saat arus lalu lintas masih cukup padat menjelang malam hari.

Kapolresta Banyumas, Petrus Silalahi, menyatakan petugas langsung melakukan quick response begitu menerima laporan kecelakaan.

“Petugas kami segera mengamankan TKP, mengevakuasi korban, serta mengatur arus lalu lintas untuk mencegah kemacetan dan kecelakaan susulan, termasuk berkoordinasi dengan stakeholder untuk mengevakuasi kendaraan yang terlibat laka agar tidak mengganggu pengguna jalan,” ujarnya.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan sejumlah saksi, kecelakaan bermula saat bus melaju dari arah timur ke barat. Bus diduga selip dan oleng ke kanan hingga memasuki jalur berlawanan, lalu bertabrakan dengan kendaraan box yang datang dari arah barat ke timur. Sepeda motor yang berada di belakang kendaraan box tidak sempat menghindar dan turut terlibat, memicu tabrakan beruntun.

Benturan keras menyebabkan pengemudi kendaraan box berinisial WS, warga Sumpiuh, dan kernet berinisial CLA, warga Tambak, meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara pengendara sepeda motor berinisial TDS, warga Kemranjen, mengalami luka-luka dan dirawat di rumah sakit dalam kondisi sadar. Pengemudi bus dan seluruh penumpang dilaporkan selamat.

Salah satu saksi mata, Alfat (40), mengaku mendengar suara benturan keras yang memecah suasana petang. “Suaranya keras sekali. Warga langsung keluar rumah membantu evakuasi,” katanya.

Kecelakaan ini sempat membuat arus lalu lintas tersendat di jalur penghubung vital Kemranjen–Sumpiuh. Aparat kepolisian memberlakukan pengaturan lalu lintas sementara hingga proses evakuasi selesai dilakukan.

Polresta Banyumas menegaskan, peristiwa ini menjadi pengingat serius akan pentingnya disiplin dan kewaspadaan di jalan raya. Faktor kecepatan, kondisi kendaraan, serta kehati-hatian pengemudi disebut menjadi variabel krusial yang tengah didalami dalam penyelidikan.

“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu menjaga kecepatan, memastikan kondisi kesehatan pengemudi dan kendaraan laik jalan, serta meningkatkan kewaspadaan. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” tegas Kapolresta. (wd)

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments

Slot Gacor Thailand