Wednesday, July 15, 2026
HomeNasionalKadisdik Banyumas Buka Bimtek Pembelajaran Digital bagi Guru Semua Jenjang

Kadisdik Banyumas Buka Bimtek Pembelajaran Digital bagi Guru Semua Jenjang

Derap id | Purwokerto — Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Drs. H. Joko Wiyono, MR, M.Si., secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembelajaran Digital bagi guru TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK se-Kabupaten Banyumas. Kegiatan tersebut digelar di SMP Negeri 2 Purwokerto, Senin (9/2/2026).

Bimtek ini dirancang sebagai langkah strategis untuk membekali tenaga pendidik dengan keterampilan teknologi mutakhir, seiring percepatan transformasi pendidikan yang kini bergerak serba digital dan berbasis data. Program ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas guru dalam menghadapi perubahan pola belajar generasi Z dan Alpha yang akrab dengan teknologi sejak dini.

Dalam sambutannya, Joko Wiyono menegaskan bahwa digitalisasi pembelajaran bukan sekadar mengikuti tren, melainkan sebuah keharusan agar ekosistem pendidikan di Banyumas tetap relevan dengan tuntutan zaman. Menurutnya, transformasi digital menjadi kunci utama agar guru tetap adaptif dan tidak tertinggal oleh perkembangan teknologi yang merambah hampir seluruh sektor kehidupan.

“Digitalisasi pembelajaran ini adalah bagian dari upaya kolektif kita agar kita semua bisa adaptif terhadap perkembangan serta tantangan zaman yang semakin kompleks,” ujarnya di hadapan ratusan peserta Bimtek.

Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas menekankan pentingnya kesiapan mental dan teknis para pendidik dalam mengadopsi platform digital. Kesiapan tersebut dinilai akan sangat menentukan efektivitas transfer ilmu pengetahuan serta peningkatan kualitas pemahaman siswa di ruang kelas.

“Pastikan kita menyambut dengan baik adaptasi pembelajaran digital ini untuk menguatkan pemahaman peserta didik sesuai dengan tantangan zamannya,” tegas Joko Wiyono.

Selain penguasaan perangkat dan aplikasi pembelajaran, Joko juga menyoroti pentingnya membangun iklim positif di dunia maya sebagai perpanjangan dari lingkungan belajar fisik di sekolah. Ia menekankan bahwa integrasi antara dunia nyata dan dunia digital harus berjalan harmonis agar proses belajar mengajar berlangsung secara utuh dan berkelanjutan.

“Kita juga harus memastikan bahwa spirit serta iklim dunia maya kini telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari keseharian proses pendidikan kita,” katanya.

Lebih lanjut, Dinas Pendidikan meminta para peserta Bimtek untuk tidak berhenti pada penguasaan materi secara personal. Para guru didorong aktif mendiseminasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh kepada rekan sejawat di satuan pendidikan masing-masing, termasuk di wilayah-wilayah pelosok Banyumas.

“Jangan berhenti sampai di sini saja, segera lanjutkan dengan diseminasi di satuan pendidikan di wilayah masing-masing agar manfaatnya bisa dirasakan secara luas,” pesan Joko Wiyono.

Menutup arahannya, ia mengingatkan bahwa pendekatan animatif dan digital dalam pembelajaran akan menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan menyenangkan. Karena itu, guru dituntut menjadi pembelajar sepanjang hayat yang mampu terus beradaptasi dengan perubahan zaman.

“Guru harus menjadi pembelajar sepanjang hayat, karena pembelajaran digital akan membuat sekolah semakin menarik bagi siswa,” pungkasnya. (wd)

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments

Slot Gacor Thailand