Derap.id | Banyumas – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto memastikan seluruh fasilitas pelayanan Angkutan Lebaran 2026 di stasiun maupun di atas kereta api telah memenuhi Standar Pelayanan Minimum (SPM). Kepastian itu diperoleh setelah pelaksanaan ramp check bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan pada 10–12 Februari 2026.
Ramp check SPM merupakan pemeriksaan menyeluruh terhadap kelaikan dan kesiapan operasional fasilitas pelayanan. Langkah ini menjadi bagian dari tahapan krusial menjelang masa Angkutan Lebaran 2026, periode dengan lonjakan mobilitas penumpang yang signifikan.
Manager Humas Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengatakan selama tiga hari pelaksanaan, tim melakukan pengecekan detail terhadap berbagai aspek layanan. “Fokus utama pemeriksaan meliputi pemenuhan SPM guna memastikan keamanan dan kenyamanan pelanggan selama masa Angkutan Lebaran,” ujarnya, Jumat (13/2).
Kegiatan tersebut mengacu pada ketentuan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 63 Tahun 2019 tentang Standar Pelayanan Minimum Angkutan Orang dengan Kereta Api serta Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Perkeretaapian.
Di stasiun, tim memeriksa kelengkapan fasilitas keselamatan seperti Alat Pemadam Api Ringan (APAR), jalur dan petunjuk evakuasi, titik kumpul, hingga nomor darurat. Fasilitas kesehatan—mulai dari P3K, kursi roda, tandu—serta kualitas penerangan juga menjadi perhatian. Aspek keamanan seperti CCTV, kesiapan petugas, dan kejelasan informasi pelayanan turut dievaluasi.
Sementara di atas kereta api, pemeriksaan meliputi kelayakan rem darurat, alat pemecah kaca, APAR, hingga informasi jalur evakuasi. Layanan pendukung seperti kebersihan toilet, pengatur suhu udara, fasilitas bagi penyandang disabilitas, ketersediaan P3K, serta kejelasan informasi relasi dan tempat duduk penumpang juga diperiksa secara menyeluruh.
Ramp check tidak hanya menyasar fasilitas pelayanan pelanggan. KAI bersama DJKA juga melakukan inspeksi pada sektor sarana, prasarana, dan keselamatan operasional guna memastikan kesiapan menyeluruh menghadapi periode puncak perjalanan.
“Secara umum hasil pengecekan menunjukkan pelayanan dan fasilitas yang kami sediakan telah memenuhi ketentuan. Hasil inspeksi ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan,” kata As’ad.
KAI Daop 5 Purwokerto menegaskan komitmennya menjaga standar keselamatan, keamanan, dan kenyamanan melalui pemenuhan regulasi serta penguatan kualitas operasional di seluruh wilayah kerja. Dengan ramp check ini, operator berharap Angkutan Lebaran 2026 dapat berlangsung tertib, aman, dan lancar di tengah tingginya mobilitas masyarakat. (wd)
