Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Andika Perkasa, Dengan Sang Istri Selalu Mendampingi Suami Tercinta Seperti Perjalanan Dinas ke Baturaja, Sumatera Selatan Untuk Mengikuti Latihan Bersama Garuda Shield Ke-15

0
18

DERAP.ID|| Lampung,-  Setiap perjalanan dinas yang dilakukan Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Andika Perkasa, Dengan sang istri selalu mendampinginya, seperti perjalanan dinas ke Baturaja, Sumatera Selatan untuk mengikuti Latihan Bersama Garuda Shield ke-15. Keduanya menikmati perjalanan dengan kapal laut dari Pelabuhan di Banten menuju Lampung.

Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana, Ibu Hetty Andika Perkasa, juga turut mendampingi sang suami meninjau beberapa lokasi yang digunakan dalam kegiatan Latma Garuda Shield ke-15. Lokasi pertama yang didatangi yakni Aula Garuda sebagai tempat berlangsungnya materi Staff Exercise.

Kasad dan Ketum Persit KCK melihat rumah sakit lapangan tentara Amerika Serikat, yang memiliki fasilitas bedah plastik. Kasad berpesan agar tentara Amerika Serikat, agar dapat berbagi informasi kepada personel TNI AD mengenai rumah sakit lapangan.

“Senang melihat semuanya disini, karena kalian sangat menginspirasi. Saya telah berbicara dengan tentara peleton bagian medis untuk mempelajari rumah saki lapangan US Army ini. Jangan keberatan ya jika personel TNI AD bagian medis bertanya apa saja yang dimiliki rumah sakit lapangan ini, sehingga kami dapat menambahkan apa yang belum kami miliki. Kami memiliki 7 RS Lapangan, tapi saya pikir, masih ada yang kurang dari RS Lapangan tersebut, yakni ahli bedah,” ujar Kasad.

Selanjutnya Jenderal TNI Andika Perkasa bersama sang istri melihat lokasi persenjataan milik TNI Angkatan Darat dan US Army yang digunakan dalam pelatihan. Mereka berkesempatan melihat Himars yakni sistem roket artileri mobilitas tinggi milik US Army.

Himars merupakan peluncur ringan multipel yang dipasang pada rangka truk M1140. Terdapat 6 buah roket dengan satu peluncur yang dapat melesat sejauh 70 kilometer.

“Kami sangat terbuka untuk mempelajari sebanyak mungkin apa yang menjadi hal khusus dalam asset tersebut. Karena mungkin saja kami akan membuat pengadaan Himars dalam rencana anggaran 5 tahun mendatang,” ujar Kasad.(@Budi R Derap.id)