Derap.id | Purwokerto – Dalam rangka menyukseskan Angkutan Lebaran 1447 H/2026 M, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto memastikan seluruh sarana transportasi dalam kondisi andal dan laik operasi. Langkah ini ditempuh untuk menjamin perjalanan kereta api selama periode mudik berlangsung aman, nyaman, dan lancar di tengah lonjakan volume penumpang.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menyampaikan bahwa pada masa Angkutan Lebaran tahun ini pihaknya menyiapkan total 210 unit sarana. Rinciannya terdiri atas 28 lokomotif dan 182 kereta penumpang yang akan dioperasikan untuk melayani mobilitas masyarakat.
“Seluruh sarana tersebut dipastikan dalam kondisi prima dan siap beroperasi guna mengantisipasi peningkatan volume perjalanan pada periode Lebaran. Kesiapan sarana menjadi salah satu fokus utama kami dalam menghadapi Angkutan Lebaran 2026,” ujar As’ad.
Ia menjelaskan, seluruh lokomotif dan kereta telah melalui proses pemeriksaan serta perawatan menyeluruh sesuai standar operasional yang berlaku. Perawatan dilakukan secara periodik, mulai dari pemeriksaan harian (daily check), perawatan berkala satu bulan (P1), tiga bulan (P3), enam bulan (P6), hingga 12 bulan (P12). Seluruh tahapan tersebut dilaksanakan di Depo Lokomotif dan Depo Kereta.
KAI Daop 5 Purwokerto sendiri memiliki Depo Lokomotif di Purwokerto, serta Depo Kereta di Purwokerto dan Kutoarjo. Sementara untuk perawatan besar 24 bulan (P24), sarana menjalani overhaul di Balai Yasa guna memastikan komponen utama tetap dalam kondisi optimal dan memenuhi aspek keselamatan operasional.
Selain perawatan rutin, Daop 5 Purwokerto juga melaksanakan ramp check bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan melalui Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Semarang pada 9–13 Februari 2026. Pemeriksaan dilakukan secara komprehensif, mencakup aspek administratif dan teknis.
Pada sisi administratif, tim melakukan verifikasi identitas sarana, kelengkapan dokumen pemeriksaan terakhir, serta tanda lulus uji. Adapun pada aspek teknis, pengecekan meliputi sistem pengereman, pencahayaan, peralatan komunikasi, sistem pendingin ruangan dan sirkulasi udara, hingga perlengkapan keselamatan seperti alat pemadam api ringan (APAR) dan jendela darurat.
Tak hanya itu, kondisi roda, rangka bawah kereta, serta fasilitas pelayanan penumpang di dalam rangkaian turut diperiksa guna memastikan standar keselamatan dan kenyamanan terpenuhi.
KAI Daop 5 Purwokerto menegaskan komitmennya untuk terus mematangkan persiapan hingga puncak arus mudik dan balik Lebaran. Dengan kesiapan sarana yang terukur dan terverifikasi, operator berharap masyarakat dapat menikmati perjalanan mudik yang selamat, tertib, dan penuh makna. (wd)
