Derap.id | Purwokerto — Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyumas menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) “Polri untuk Masyarakat” di Kelurahan Sumampir, Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas, Jumat (13/3/2026) pagi. Program ini menjadi langkah konkret kepolisian dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau di tengah fluktuasi harga pangan.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 11.30 WIB tersebut diikuti sekitar 125 warga. Gerakan ini merupakan hasil kolaborasi antara Polresta Banyumas dan Perum Bulog Cabang Banyumas sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan sekaligus mengendalikan harga bahan pokok di tingkat masyarakat.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kabag Log Polresta Banyumas Yudhi Syarwani, SH, Kapolsek Purwokerto Utara Kompol Margono, SH, MM, Kasat Reskrim AKP Ardi Kurniawan, S.I.K., M.A., serta Wakil Kepala Bulog Cabang Banyumas Muhammad Haekal bersama jajaran.
Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus P. Silalahi, SH, SIK, MH melalui Kasat Binmas Polresta Banyumas Kompol Soetrisno, SH, MH selaku penanggung jawab kegiatan mengatakan, program ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi ekonomi masyarakat, khususnya dalam menghadapi gejolak harga kebutuhan pokok.
“Gerakan pangan murah ini kami lakukan untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, warga dapat membeli berbagai komoditas dengan harga di bawah pasar. Beberapa di antaranya beras SPHP kemasan 5 kilogram seharga Rp56.500 per sak, gula pasir merek Manis Kita Rp17.500 per kilogram, serta minyak goreng Minyak Kita Rp15.000 per liter.
Sejak pagi, warga tampak mengantre tertib untuk mendapatkan bahan kebutuhan pokok tersebut. Antusiasme masyarakat terlihat dari cepatnya sejumlah komoditas yang disediakan ludes dibeli warga.
Salah seorang warga Kelurahan Sumampir mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut. Menurutnya, harga bahan pokok yang dijual dalam kegiatan GPM jauh lebih murah dibandingkan harga di pasaran.
“Alhamdulillah sangat membantu, harga di sini lebih murah,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkala di berbagai wilayah di Kabupaten Banyumas. Selain membantu meringankan beban ekonomi keluarga, program tersebut dinilai menjadi solusi nyata bagi masyarakat untuk memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih bersahabat. (wd)
