Derap.id | Banyumas — Aksi perampokan disertai kekerasan terjadi di rumah pasangan suami istri Kudrat dan Nurgiyanti, warga Dusun Genting, Desa Kotayasa, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin dini hari (9/2/2026). Komplotan perampok bersenjata tajam menyekap sekeluarga korban saat terlelap tidur dan membawa kabur uang tunai, perhiasan emas, serta telepon genggam.
Berdasarkan keterangan korban, para pelaku diduga masuk ke rumah melalui kebun di samping rumah. Mereka mencongkel jendela kamar menggunakan linggis kecil, lalu langsung menyergap dan mengikat tangan para penghuni rumah. Tidak hanya itu, pelaku juga menginjak tubuh korban serta mengancam akan membunuh dengan senjata tajam dan tembakan jika melawan.
“Waktu itu kami sedang tidur, tiba-tiba sudah ada orang di dalam kamar. Kami langsung diikat dan diancam,” ujar Nurgiyanti saat dimintai keterangan.
Korban memperkirakan jumlah pelaku sebanyak empat orang. Dua pelaku bertubuh tinggi besar, sementara dua lainnya bertubuh lebih pendek. Sebagian pelaku mengenakan masker, sedangkan satu pelaku tidak. Namun, korban tidak dapat mengenali wajah para pelaku secara jelas karena kondisi pencahayaan rumah yang minim.
Dalam aksinya, komplotan tersebut membawa sejumlah senjata tajam, di antaranya pisau, sabit, kampak, dan linggis kecil yang diduga digunakan untuk mencongkel bagian rumah. Para pelaku memaksa korban menunjukkan tempat penyimpanan uang dan perhiasan.
Dari kejadian itu, pelaku berhasil menggondol uang tunai sebesar Rp12,4 juta, perhiasan berupa kalung dan gelang emas, serta tiga unit telepon genggam milik keluarga korban. Akibat kekerasan yang dilakukan pelaku, salah satu anak korban mengalami luka di bagian wajah dan tubuh karena sempat diinjak.
Setelah para pelaku melarikan diri, Nurgiyanti baru bisa melepaskan ikatan di tangannya pada pagi hari. Ia kemudian keluar rumah untuk meminta pertolongan warga sekitar, yang selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.
Kapolsek Sumbang AKP Basuki membenarkan peristiwa perampokan tersebut. Ia menyatakan saat ini kasus masih dalam tahap penyelidikan.
“Kasus perampokan ini masih kami dalami. Penanganan dilakukan oleh Polsek Sumbang bersama Polresta Banyumas untuk mengungkap pelaku,” kata AKP Basuki.
Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti di lokasi kejadian guna memburu komplotan perampok yang dinilai beraksi secara terencana dan brutal. (wd)
