Wednesday, July 15, 2026
HomeNasionalPolitikGantikan Sadewo, Nungky Harry Rachmat Pimpin PMI Banyumas Lima Tahun ke Depan

Gantikan Sadewo, Nungky Harry Rachmat Pimpin PMI Banyumas Lima Tahun ke Depan

Derap.id | Banyumas – Di sebuah forum yang kental dengan semangat kemanusiaan, Musyawarah Kabupaten (Muskab) Palang Merah Indonesia (PMI) Banyumas, 7–8 Februari 2026, tak sekadar memilih ketua baru. Ia menandai estafet pengabdian—dari satu tangan ke tangan lain—demi kesinambungan kerja-kerja kemanusiaan di daerah ini.

Nama Nungky Harry Rachmat akhirnya mengemuka sebagai Ketua PMI Banyumas periode 2026–2031. Penetapan itu berlangsung aklamasi, tanpa riak, tanpa perdebatan panjang. Sebuah keputusan bulat yang lahir dari dinamika forum dan kesadaran kolektif akan kebutuhan organisasi.

Awalnya, dua nama masuk dalam bursa calon: Nungky dan dr. Tangguh Budi Prasetyo, Wakil II Ketua PMI Banyumas. Namun di hadapan peserta Muskab, dr. Tangguh dengan lapang dada menyatakan tidak bersedia maju. Sikap itu mengunci arah forum. Dengan satu suara, peserta Muskab menetapkan Nungky sebagai ketua baru, menggantikan Sadewo Tri Lastiono, yang kini mengemban amanah sebagai Bupati Banyumas.

Bagi Nungky, jabatan ini bukan wilayah asing. Saat ini ia menjabat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspem Kesra) Sekda Banyumas, posisi yang menuntut kepekaan sosial sekaligus kemampuan koordinasi lintas sektor. Modal itu pula yang ia bawa ke PMI.

Dalam sambutan perdananya sebagai ketua terpilih, Nungky tak banyak beretorika. Nada bicaranya lugas, mencerminkan kesiapan untuk langsung bekerja.

“Saya siap berkolaborasi dengan para pengurus dan Pemkab Banyumas serta melaksanakan amanat Muskab,” ujarnya.

Pernyataan singkat itu menjadi penanda arah kepemimpinannya: kerja kolektif dan sinergi. Bagi PMI, yang bergerak di wilayah kemanusiaan, kolaborasi bukan sekadar jargon, melainkan kebutuhan nyata—dari penanganan bencana hingga layanan donor darah.

Sementara itu, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, yang membuka Muskab, memberi pesan kuat tentang kesinambungan. Sebagai mantan Ketua PMI Banyumas, Sadewo memahami denyut organisasi tersebut dari dalam. Ia menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Banyumas terhadap seluruh program PMI ke depan.

Sadewo juga memberi apresiasi pada kepengurusan sebelumnya yang dinilai berhasil menjalankan berbagai agenda kemanusiaan, termasuk capaian yang tak banyak daerah mampu lakukan.

“Saya berharap PMI Banyumas semakin maju dan produktif, termasuk mempertahankan capaian penting seperti pengiriman fraksionasi plasma ke Korea Selatan,” katanya.

Capaian itu bukan sekadar prestasi teknis, melainkan simbol kapasitas PMI Banyumas untuk bermain di level global dalam isu kemanusiaan dan kesehatan.

Dengan terpilihnya Nungky Harry Rachmat, PMI Banyumas kini memasuki babak baru. Tantangannya jelas: mempertahankan capaian, memperluas manfaat, dan menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berubah. Namun satu hal sudah dipastikan sejak Muskab ditutup—roda organisasi tidak berhenti. Ia terus bergerak, membawa harapan, setetes demi setetes, bagi kemanusiaan di Banyumas. (wd)

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments

Slot Gacor Thailand