Derap.id | Purwokerto – KAI Daop 5 Purwokerto menegaskan peran sosialnya lewat program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Sepanjang 2025, unit operasi ini menyalurkan Rp899,4 juta untuk Program Bina Lingkungan (BL)—naik 8 persen dibanding 2024 yang tercatat Rp830,4 juta.
Bantuan diarahkan ke sektor berdampak langsung: fasilitas pendidikan, pembangunan dan renovasi rumah ibadah, layanan kesehatan, serta sarana umum yang menunjang aktivitas warga. KAI menyebut fokus ini sebagai ikhtiar terukur agar dana sosial tidak sekadar simbolik, tetapi fungsional dan terasa.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menegaskan TJSL bukan program musiman.
“Akan terus berlanjut tiap tahun, menyesuaikan kebutuhan masyarakat dan kemampuan perusahaan,” ujarnya.
Lebih dari sekadar bantuan fisik, BL juga dirancang untuk mendukung agenda daerah: mendorong kebersihan dan keindahan kota, serta memperkuat ekosistem pendidikan sebagai investasi sosial jangka panjang. KAI memosisikan program ini sebagai jembatan kolaborasi antara perusahaan, warga, dan pemerintah—bukan jalur satu arah.

As’ad menutup dengan harapan yang lugas, “Memberi manfaat besar dan berkelanjutan bagi masyarakat dan dunia pendidikan.”
Dengan pendekatan yang terfokus dan terukur, KAI Daop 5 Purwokerto berupaya memastikan bahwa laju rel di wilayahnya tak hanya menggerakkan kereta, tetapi juga menggerakkan kualitas hidup di sekitarnya. (wd)
