Derap.id | Banyumas — Menjelang puncak Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Rutan Kelas IIB Banyumas bergerak cepat. Bersama Koramil 07 Banyumas dan Polsek Banyumas, rutan menggelar penggeledahan gabungan, Selasa (30/12/2025), sebagai langkah preventif menjaga keamanan dan ketertiban (kamtib) di lingkungan pemasyarakatan.
Operasi menyasar kamar hunian WBP dan titik rawan gangguan kamtib. Meski bernuansa penegakan, pendekatan humanis tetap dikedepankan, tanpa mengabaikan prosedur maupun hak warga binaan. Langkah ini menegaskan bahwa stabilitas keamanan rutan bukan hanya soal razia, melainkan orkestrasi sinergi lintas institusi.
Hasil penggeledahan: tiga besi, tiga korek api gas, dan satu kalung besi diamankan sebagai barang sitaan. Petugas tidak menemukan ponsel, narkoba, maupun barang terlarang berisiko tinggi lainnya. Temuan yang ada, meski tergolong rendah, tetap dicatat dan diproses sesuai ketentuan.
Kepala Pengamanan Rutan, Ronitua Tambunan, menegaskan penggeledahan rutin ditingkatkan menjelang momen besar. “Kami berharap potensi gangguan bisa dicegah sejak dini, agar rutan tetap kondusif,” ujarnya.

Respons WBP pun mencerminkan kebutuhan yang sama: kepastian ruang aman untuk pembinaan. Salah satu WBP berinisial R (29) mengaku kegiatan ini memberi harapan baru. “Kami ingin rutan tetap tertib, supaya pembinaan bisa kami jalani dengan tenang,” katanya.
Kepala Rutan, Anggi Febiakto, menegaskan razia bukan seremonial tahunan, melainkan komitmen berkelanjutan. “Sinergi TNI–Polri memperkuat kewaspadaan kami, sekaligus memastikan pembinaan tetap berjalan baik,” tegasnya.
Momentum Nataru selalu memanggil tantangan: lonjakan interaksi keluarga, dinamika psikologis WBP, dan risiko penyelundupan barang. Di titik itulah pencegahan menjadi panglima. Penggeledahan gabungan ini adalah sinyal jelas bahwa keamanan pemasyarakatan kini dibaca sebagai ekosistem kolaboratif, bukan kerja tunggal rutan.
Rutan Banyumas menutup 2025 dengan strategi yang terukur: meningkatkan pengawasan, memperkuat koordinasi, dan merawat suasana kondusif demi keberlangsungan pembinaan. Sebuah pesan yang sampai ke warga binaan dan publik desa-kota di luarnya: rutan aman, pembinaan jalan. (wd)
