Polda Jatim Dan Polresbes Surabaya Melaksanakan Sosialisasi Dan Inspeksi Mendadak (Sidak) Serta Merazia Ratusan Handphone Milik Pelajar

DERAP.ID|| Surabaya,-  Aksi Gangster terus diantisipasi oleh berbagai pihak di Kota Surabaya. Tak ketinggalan Polda Jatim dan Polresbes Surabaya juga melaksanakan sosialisasi dan inspeksi mendadak (Sidak) serta merazia ratusan handphone milik pelajar SMK Negeri 7 Surabaya.

Wakasat Binmas Polresbes Surabaya. AKP Achmadi mengatakan razia tersebut dilakukan untuk mengantisipasi adanya hal-hal negatif pada pelajar, terutama aksi Gangster. Dalam Razia itu, pihaknya mengecek percakapan WhatsApp dan media sosial lainnya.

“Sementara kita cek HP untuk Perwakilan pelajar di sini, ada atau tidak diantara adik-adik di sini, ada WA grub yang mengajak kegiatan tidak baik,” ujar Achmadi.

Dari keterangannya pengecekan tersebut dilakukan secara random atau acak, dikarenakan mengingat keterbatasan waktu dan jumlah siswa cukup banyak.

“Kalau semua diperiksa tidak mungkin, karena jumlah siswa ada 2000, itupun hanya 150 sampai 200 siswa yang kita laksanakan untuk pemeriksaan HP secara random (acak),” jelasnya.

AKP Achmadi untuk menyampaikan, dari ratusan handphone yang dilakukan pengecekan itu, tidak ditemukan percakapan WhatsApp yang mengarah pada Aksi Tawuran.

“Bukan hanya di sekolah ini saja (SMK 7, red), kami juga akan datang ke sejumlah sekolah di Kota Surabaya secara bergiliran,” pungkas Wakasatbinmas Polrestabes Surabaya.

Polresbes Surabaya melalui Kasi Humas Kompol Muchamad Fakih juha menyampaikan kegiatan ini dimaksud untuk merupakan langkah awal suapya mencegah pelajar tidak terpengaruh oleh kegiatan – kegiatan dari perkumpulan Gangster yang sedang marak di Kota Surabaya.

“Kami dari Polresbes Surabaya melakukan penyuluhan kepada pelajar sekaligus untuk melakukan sidak terhadap para pelajar, Supaya antisipasi dini adanya keterlibatan pelajar dalam kelompok Gangster” ucap Kompol Muchamad Fakih.

Disisi lain, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Joko Catur mengatakan, berterima kasih kepada pihak kepolisian. Dengan adanya Razia itu pihak sekolah bisa mengantisipasi lebih dini adanya kegiatan yang mengarah pada aksi Tawuran.

“Kalau memang siswa kita ada yang terlibat bisa kita tangani lebih awal, sehingga tidak merembet ke siswa yang lain,” ujarnya.(@budi_rht DERAP.ID)