Thursday, July 16, 2026
HomeHukum KriminalKetika Barang Gadai Dijual Diam-diam, dan Laporan Hukum Tak Kunjung Naik Kelas

Ketika Barang Gadai Dijual Diam-diam, dan Laporan Hukum Tak Kunjung Naik Kelas

Derap.id | Purwokerto — Sutamto (38), warga Desa Pamijen, Sokaraja, mendatangi Klinik Hukum Peradi SAI untuk meminta perlindungan dan pendampingan hukum, Rabu (31/12/2025). Langkah ini ditempuh setelah laporan pengaduannya di Polresta Banyumas terkait dugaan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan belum menunjukkan perkembangan lanjutan.

Berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan/Pengaduan Polresta Banyumas, aduan tersebut teregister pada Sabtu, 5 Juli 2025, dengan kerugian dilaporkan mencapai Rp36.750.000 serta dua unit ponsel merek Samsung, Oppo, dan Vivo. Teradu dalam laporan itu adalah SG dan AA, yang disebut terlibat dalam transaksi gadai mobil Toyota Avanza 2020 senilai Rp35 juta pada 31 Maret 2025.

Kasus bermula dari informasi gadai mobil yang diterima Sutamto melalui WhatsApp. Setelah transaksi dilakukan—Rp9 juta diserahkan tunai dan Rp26 juta ditransfer ke rekening BCA atas nama/inisial SG—mobil tersebut sempat hilang saat diparkir di Malioboro, Yogyakarta, 20 April 2025. Belakangan, pada Juni 2025, Sutamto memperoleh informasi bahwa mobil telah kembali ke pemilik (AA) dan disebut ditebus lalu dijual tanpa pemberitahuan kepada Sutamto, meski para pihak mengetahui unit itu sempat hilang.

Kuasa hukum Sutamto, Wahidin, SH, menyebut bahwa proses di kepolisian sejatinya telah masuk tahap klarifikasi. “Para terlapor sudah diklarifikasi, semua pihak sudah diperiksa. Tinggal penetapan atau tindak lanjut berikutnya, tetapi sampai sekarang belum ada progres lanjutan,” ujarnya.

Menurutnya, laporan terakhir pada November 2025 juga belum membuahkan tindak lanjut, sehingga kliennya mengadu ke Klinik Hukum Peradi SAI untuk meminta pendampingan menghadapi penyidik.

Wahidin memastikan akan mengajukan permohonan audiensi ke penyidik Polresta Banyumas guna memperoleh kejelasan status perkara dan mendorong kepastian proses hukum. (wd)

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments

Slot Gacor Thailand