Thursday, July 16, 2026
HomeNasionalMediasi Buntu, Warga Darmakeradenan Desak Tanggung Jawab Tambang

Mediasi Buntu, Warga Darmakeradenan Desak Tanggung Jawab Tambang

Derap.id | Banyumas — Kebuntuan mediasi mendorong warga Desa Darmakeradenan, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, mengambil langkah terbuka. Kamis pagi, warga memasang sejumlah banner protes di ruang publik sebagai bentuk tuntutan agar PT Star Semen Bima bertanggung jawab atas longsor yang diduga kuat berkaitan dengan aktivitas penambangan batu.

Aksi ini dipicu belum adanya penyelesaian terhadap tiga rumah warga yang rusak parah akibat longsor, serta puluhan rumah lain yang terdampak. Warga menilai peristiwa tersebut tak bisa dilepaskan dari aktivitas tambang, sementara pihak perusahaan bersikukuh menyebutnya sebagai bencana alam.

Ketua RW 01 Darmakeradenan, Muhammad David Maulana, menyebut seluruh upaya mediasi yang difasilitasi pemerintah desa hingga kecamatan selalu menemui jalan buntu. Perbedaan pandangan soal penyebab longsor menjadi tembok utama penyelesaian. “Pihak perusahaan menolak menandatangani kesepakatan karena menganggap ini murni bencana alam,” ujarnya.

Dampak konflik ini meluas hingga sektor mata pencaharian warga. Rahman, seorang peternak sapi, mengaku diminta memindahkan kandangnya oleh pihak perusahaan dengan janji kompensasi yang hingga kini tak kunjung direalisasikan. Kondisi tersebut justru menimbulkan persoalan baru karena lokasi kandang saat ini berada dekat permukiman.

Warga mendesak pemerintah daerah turun tangan lebih tegas untuk mendampingi korban dan memfasilitasi penyelesaian yang adil. Mereka menegaskan aksi akan terus berlanjut jika tuntutan terkait tanggung jawab sosial perusahaan dan pemulihan dampak longsor tak segera dipenuhi. (Kusworo/wd)

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments

Slot Gacor Thailand