Derap.id | Banyumas – Seorang warga Purwokerto Barat melaporkan dugaan tindak pidana pencurian obat-obatan khusus yang harus ia konsumsi secara rutin. Laporan tersebut teregistrasi dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan Pengaduan (STPLP) di Polresta Banyumas pada Jumat, 12 Desember 2025.
Pelapor bernama Johan Palimbani, warga Kelurahan Kedungwuluh, Purwokerto Barat, melaporkan seseorang berinisial AG, yang diduga mengambil tas berisi obat-obatan dari dalam rumahnya pada 29 November 2025.
Kronologi Kejadian
Dalam laporan tersebut, Johan menceritakan bahwa pada pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB ia berangkat menuju toko untuk mengambil barang titipan. Setelah mengambil barang, ia kembali ke rumah dan mendapati gudang kosmetiknya dalam keadaan tertutup.
Beberapa saat kemudian, seorang pria berinisial AG mendatangi rumahnya untuk mengantar pesanan. Menurut pelapor, AG sempat masuk ke rumah beberapa kali. Johan kemudian mencari AG karena barang miliknya—termasuk obat-obatan yang sangat penting untuk dikonsumsi—tidak lagi berada di tempat semula.
Berita terkait:
Psikotropika Jutaan Rupiah Raib, Warga Kedung Wuluh Minta Perlindungan Hukum ke Peradi SAI
Ketika Johan menanyakan keberadaan barang tersebut, AG diduga memberi jawaban berbelit:
> “Isiné cuma tas, ya mana pak aku ngerti? Tanya saja adiknya mana ya?”
Pelapor menyatakan bahwa berdasarkan kronologi dan keberadaan terlapor saat kejadian, dirinya menduga AG mengambil tas berisi obat-obatan yang harus ia konsumsi secara teratur.
Lokasi dan Waktu
Peristiwa dugaan pencurian itu terjadi di rumah pelapor di Jalan Jambu, Kelurahan Kedungwuluh, Purwokerto Barat.
Dampak yang Dialami Pelapor
Dalam laporan resmi, Johan menyebut ia mengalami kejang, depresi, dan gangguan emosi akibat kehilangan obat-obatan vital yang seharusnya ia konsumsi rutin.
Identitas Terlapor
Terlapor disebut beralamat di Bancarkembar, Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas.
Penanganan Kepolisian
Polresta Banyumas akan ditindaklanjuti pelaporan kasus ini sesuai prosedur, untuk memastikan dugaan pencurian dapat diusut dan ditangani sebagaimana mestinya.
Johan berharap obat-obatannya dapat ditemukan atau ada langkah hukum tegas terhadap pihak yang diduga mengambil barang tersebut. Ia menyampaikan harapannya agar kesehatan dan ketenangannya pulih setelah peristiwa ini. (wd)
