Ironi , Warga Sudah Bayar Pajak Diduga Tak Disetorkan Oleh Oknum Petugas Desa

Ket.Foto: Kepala Bapenda Kabupaten Madiun Hadi Sutikno.

DERAP.ID II Madiun  –  Sejumlah warga disalah satu Desa di Kecamatan Jiwan Kabupaten Madiun mengaku resah oleh ulah oknum perangkat desa setempat. Sejumlah warga tersebut mengaku telah dirugikan akibat oknum perangkat desa yang diduga tidak menyetorkan uang pembayaran pajak bumi dan bangunan ( PBB ) dari beberapa warga tersebut ke kantor Pajak. Beberapa warga tersebut mengaku membayar pajak bumi dan bangunan atau PBB melalui salah satu petugas desa atau Perangkat Desa dan ada yang membayar lewat Ketua RT setempat.

Hal tersebut diketahui oleh warga saat mendapatkan surat tagihan pajak dari kantor Badan Pendapatan Daerah ( Bapenda ) Kabupaten Madiun, padahal menurut penuturan beberapa warga tersebut kepada Media ini mengaku sudah membayar lunas pajak PBB melalui salah satu Perangkat Desa. Kepada media ini , beberapa warga masyarakat tersebut juga menunjukkan bukti pembayaran yang telah mereka bayar dari petugas Desa dan bukti pembayaran dari kantor Bapenda kepada sejumlah Media, tapi ironisnya ada yang mengaku mendapatkan tagihan lagi. Bahkan ada beberapa warga yang karena tidak mau ribet mengurus, akhirnya terpaksa harus membayar lagi. Sejumlah warga tersebut mengaku membayar pajak bumi dan bangunan atau PBB melalui salah satu  perangkat desa dan ada yang membayar lewat Ketua RT. Sungguh ironis kiranya hal tersebut dialami oleh sejumlah warga yang kondisi ekonominya tergolong kurang mampu dan apalagi saat ini tengah dihadapkan dengan kondisi Pandemi Covid 19.

Atas kejadian tersebut , beberapa wartawan dari beberapa Media termasuk media ini, sudah mengkonfirmasikan hal tersebut ke Kantor Bapenda Kabupaten Madiun. Kepala Bapenda M Hadi Sutikno menyampaikan tanggapan atas kejadian tersebut dan menyampaikan kepada sejumlah Media yang menemui pada Senin,21 Pebruari 2022 kemarin bahwa pihak Bapenda bersama Team dari Inspektorat Kabupaten Madiun dalam waktu dekat ini akan turun ke Desa tersebut untuk cross cek terkait temuan dugaan ketidak beresan yang dilakukan oleh salah satu oknum perangkat desa.

Bagaimana nanti hasil penelusuran Team dari Kantor Bapenda dan Inspektorat Kabupaten Madiun yang bakal turun ke Desa tersebut untuk penyelidikan terhadap informasi yang berkembang di masyarakat dan yang disampaikan kepada sejumlah Media tersebut , sejumlah Media akan terus memantau perkembangannya dan keluhan dari sejumlah warga yang mengaku resah dan dirugikan tersebut bisa segera memperoleh kejelasan. ( Jhon ).