Wednesday, July 15, 2026
HomeNasionalEkonomiKAI Daop 5 Latih Frontliner Layani Penumpang Disabilitas, Perkuat Layanan Inklusif Jelang...

KAI Daop 5 Latih Frontliner Layani Penumpang Disabilitas, Perkuat Layanan Inklusif Jelang Angkutan Lebaran

Derap.id | Purwokerto — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto menggelar pelatihan pelayanan bagi pelanggan penyandang disabilitas kepada puluhan petugas frontliner di UPT Service On Train Stasiun Purwokerto, Kamis (5/3). Langkah ini menjadi bagian dari strategi peningkatan kualitas layanan sekaligus persiapan menghadapi lonjakan penumpang pada masa Angkutan Lebaran 2026.

Sebanyak 70 petugas frontliner mengikuti pelatihan tersebut. Mereka berasal dari berbagai lini layanan langsung kepada pelanggan, mulai dari petugas loket, customer service, kondektur, Polsuska, prama/prami hingga announcer.

Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengatakan pelatihan ini dirancang untuk memperkuat pemahaman petugas mengenai kebutuhan pelanggan disabilitas sehingga pelayanan yang diberikan dapat lebih aman, nyaman, dan inklusif.

“Petugas frontliner merupakan garda terdepan dalam pelayanan kepada pelanggan. Karena itu penting bagi kami memahami kebutuhan pelanggan disabilitas agar mereka memperoleh layanan yang aman, nyaman, dan optimal saat menggunakan transportasi kereta api,” kata As’ad.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi dari staf pengajar Yayasan Kesejahteraan Usaha Tama (Yakut) mengenai pemahaman dasar disabilitas, khususnya bagi penyandang tunarungu. Materi mencakup pengenalan jenis Deaf (tuli berat atau tuli total) serta Hard of Hearing (HoH) yang memiliki tingkat gangguan pendengaran berbeda.

Selain pemahaman konseptual, peserta juga diperkenalkan dengan Bahasa Isyarat Indonesia melalui Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI) sebagai sarana komunikasi dasar dengan pelanggan tunarungu.

Pada sesi praktik, para petugas mempelajari bahasa isyarat mulai dari huruf A hingga Z, angka, hingga percakapan sederhana, seperti sapaan selamat pagi, selamat siang, selamat malam, serta penyebutan nama hari. Praktik ini menjadi bekal dasar bagi petugas dalam berinteraksi secara langsung dengan pelanggan disabilitas di stasiun maupun di atas kereta.

Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan pembinaan internal bagi seluruh petugas frontliner sebagai bagian dari kesiapan menghadapi Angkutan Lebaran 2026, periode yang secara rutin mencatat peningkatan volume pelanggan secara signifikan.

Di sisi lain, KAI Daop 5 Purwokerto juga terus memperkuat fasilitas ramah disabilitas di berbagai stasiun. Sejumlah sarana telah disediakan, di antaranya toilet ramah difabel, kursi roda, ubin pandu (guiding block) bagi tunanetra, jalur landai (ramp), kursi prioritas di ruang tunggu, serta lift prioritas bagi penumpang berkebutuhan khusus.

Petugas juga disiagakan untuk memberikan bantuan secara aktif kepada pelanggan disabilitas, mulai dari kedatangan di stasiun, proses boarding, hingga pendampingan saat naik dan turun dari kereta.

“KAI berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan agar transportasi kereta api dapat diakses dengan mudah, aman, dan nyaman oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar As’ad menegaskan. (wd)

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments

Slot Gacor Thailand