Wednesday, July 15, 2026
HomeBocah 9 Tahun Hilang Diduga Tenggelam di Sungai Tajum Wangon, Tim Gabungan...

Bocah 9 Tahun Hilang Diduga Tenggelam di Sungai Tajum Wangon, Tim Gabungan Sisir Aliran Sungai

Derap.id | Banyumas — Seorang anak berusia 9 tahun dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di Sungai Tajum, kawasan Karangtawang, Desa Banteran, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Sabtu (28/2/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Korban diketahui bernama Arjun, siswa kelas 3 sekolah dasar yang berdomisili di Karangtawang RT 06/04.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, sebelum kejadian Arjun tengah memancing bersama rekannya, Rekhan, di sekitar aliran Sungai Tajum. Menurut keterangan Rekhan, ia pulang lebih dahulu dan meninggalkan Arjun yang berniat mandi di sungai. Namun hingga sore hari, Arjun tak kunjung kembali ke rumah.

Keluarga yang khawatir segera melakukan pencarian mandiri di sekitar lokasi terakhir korban terlihat. Setelah tidak membuahkan hasil, peristiwa tersebut dilaporkan kepada aparat desa dan kepolisian setempat.

Kepala Desa Banteran, Yuliyanto, langsung menginstruksikan perangkat desa serta menggerakkan relawan masyarakat untuk melakukan penyisiran di sepanjang bantaran sungai. Tim gabungan yang terdiri dari warga, relawan, dan unsur kepolisian hingga Sabtu malam masih melakukan pencarian di sejumlah titik yang dinilai berpotensi menjadi lokasi korban terseret arus.

“Begitu menerima laporan, kami langsung berkoordinasi dan bergerak bersama warga untuk melakukan pencarian. Fokus kami saat ini adalah menyisir aliran sungai dan titik-titik yang dianggap rawan,” ujar Yuliyanto.

Sungai Tajum dikenal memiliki arus yang cukup deras di beberapa bagian, terutama saat debit air meningkat. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam proses pencarian, terlebih menjelang petang ketika jarak pandang mulai terbatas.

Sementara itu, ayah korban, Hendrik, berada dalam kondisi terpukul dan berharap anaknya segera ditemukan. Pihak desa mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar tidak memperkeruh situasi dan menambah beban psikologis keluarga.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih berlangsung. Pemerintah desa menyatakan akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna mempercepat upaya evakuasi serta memastikan dukungan pendampingan bagi keluarga korban. Informasi lanjutan akan disampaikan secara berkala sesuai perkembangan di lapangan. (wd)

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments

Slot Gacor Thailand