Wednesday, July 15, 2026
HomeNasionalPolitikKapolresta Banyumas Rajut Sinergi Lintas Iman, Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtibmas Jelang...

Kapolresta Banyumas Rajut Sinergi Lintas Iman, Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtibmas Jelang Ramadan

Derap.id | Banyumas — Kapolresta Banyumas, Petrus Silalahi, menggelar rangkaian kunjungan dan silaturahmi ke sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat di wilayah Kabupaten Banyumas, Rabu (18/2/2026). Langkah ini ditempuh sebagai strategi memperkuat komunikasi lintas elemen guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, terutama menjelang Ramadan.

Agenda diawali dengan kunjungan ke kediaman Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Banyumas, Taefur Arofat, di Purwokerto Utara. Dalam pertemuan tersebut, Kapolresta menekankan pentingnya peran ulama sebagai penyejuk sosial dan penjaga stabilitas, khususnya dalam momentum keagamaan yang berpotensi meningkatkan dinamika aktivitas masyarakat.

“Peran tokoh agama sangat strategis dalam membangun suasana sejuk dan mencegah potensi gesekan sosial. Apalagi menjelang Ramadan, intensitas kegiatan masyarakat meningkat,” ujar Petrus.

Rombongan kemudian melanjutkan silaturahmi ke Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyumas. Ketua PD Muhammadiyah Banyumas, H.M. Djohar, bersama jajaran pengurus menyambut kedatangan Kapolresta. Dialog berlangsung hangat dengan pembahasan penguatan kolaborasi menjaga toleransi, ketertiban, dan daya tangkal masyarakat terhadap isu-isu provokatif.

Kunjungan berlanjut ke kediaman Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Banyumas, M. Roqib, di wilayah Baturraden. Dalam forum tersebut, Kapolresta menegaskan FKUB memiliki posisi strategis sebagai garda terdepan dalam meredam potensi konflik sosial serta menjaga harmoni di tengah keberagaman masyarakat Banyumas.

Rangkaian silaturahmi ditutup di Kantor Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Banyumas. Ketua PCNU Banyumas, Imam Hidayat, bersama jajaran pengurus menerima kunjungan tersebut. Diskusi menyoroti penguatan peran organisasi keagamaan dalam menjaga keamanan lingkungan sekaligus menangkal narasi yang berpotensi memecah belah masyarakat.

Kapolresta menegaskan, agenda tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari pendekatan preventif Polri melalui komunikasi dua arah yang intensif.

“Kami ingin memastikan sinergi antara Polri dengan para tokoh agama dan tokoh masyarakat terus terjalin erat. Dengan komunikasi yang baik dan kolaborasi yang solid, potensi gangguan kamtibmas dapat dideteksi dan dicegah sejak dini,” tegasnya.

Sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat yang ditemui menyatakan komitmen mendukung langkah kepolisian dalam menjaga stabilitas wilayah. Mereka menilai keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat penegak hukum, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat.

Melalui rangkaian silaturahmi ini, kepolisian berharap fondasi kebersamaan antara aparat, ulama, dan tokoh masyarakat semakin kokoh, sehingga situasi kamtibmas di Banyumas tetap aman, damai, dan kondusif di tengah meningkatnya dinamika sosial menjelang bulan suci. (wd)

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments

Slot Gacor Thailand