Derap.id | Banyumas — Angin puting beliung disertai hembusan super kencang menerjang Desa Ledug, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas, Rabu (11/2/2026) siang. Terjangan angin menyebabkan trafo listrik dilaporkan meledak dan aliran listrik di sejumlah titik padam total. Sedikitnya 28 rumah warga terdampak, sebagian besar mengalami kerusakan pada bagian atap.
Informasi darurat pertama kali beredar melalui Grup WhatsApp “Sedulur Ledug”. Koordinator Paguyuban Sedulur Ledug, Sunaryo, mengonfirmasi kejadian tersebut dan meminta warga tetap waspada. “Angin sangat kencang, ada trafo baru yang meledak. Listrik padam. Warga diminta hati-hati,” ujarnya dalam pesan yang beredar.
Kepala Desa Ledug, Sugeng Riyadi, langsung menerima laporan warga dan mengoordinasikan respons cepat bersama perangkat desa serta linmas. Salah satu rumah yang dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah adalah milik keluarga Agus di wilayah RT 04/RW 04. Atap seng rumah disebut-sebut terangkat dan terbawa angin.
“Mohon bisa diturunkan bantuan. Di lokasi tidak ada tenaga lelaki yang sehat untuk memperbaiki,” tulis warga dalam laporan kepada pemerintah desa.
Merespons hal itu, pihak desa segera meminta bantuan linmas dan menginstruksikan agar aliran listrik dimatikan untuk menghindari risiko sengatan listrik. “Aliran listrik dipadamkan dulu, jangan sampai ada yang tersetrum,” demikian imbauan yang disampaikan dalam koordinasi internal.
Data sementara yang dihimpun perangkat desa mencatat 28 warga terdampak, tersebar di sejumlah RT/RW, antara lain RT 01, 02, 03, 04, hingga 06 di wilayah RW 03 dan RW 04. Selain rumah tinggal, satu usaha kuliner warga juga dilaporkan terdampak.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa. Namun, kerusakan material diperkirakan cukup signifikan, terutama pada bagian atap dan struktur ringan bangunan. Warga bersama aparat desa dan relawan masih melakukan pendataan serta pembersihan puing.
Pemerintah desa mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan. Sementara itu, pihak terkait diharapkan segera melakukan penanganan jaringan listrik dan menyalurkan bantuan darurat bagi warga terdampak. (wd)
