Wednesday, July 15, 2026
HomePOLRIAkhir Libur Sekolah, Polresta Banyumas Pastikan Wisata Air Rawalo Tetap Aman

Akhir Libur Sekolah, Polresta Banyumas Pastikan Wisata Air Rawalo Tetap Aman

Derap.id | Banyumas — Hari terakhir libur sekolah kerap jadi puncak euforia wisata keluarga. Di Rawalo, denyut itu terasa di sepanjang bantaran Sungai Serayu: anak-anak berlarian, perahu tambangan bersandar, dan dermaga “ngisor jembatan” — akrab disebut Sorjem (Sor-Jem) — padat oleh pengunjung yang ingin menutup liburan dengan cerita manis.

Di tengah riuh itu, Polresta Banyumas melalui Polsek Rawalo hadir bukan sekadar menambah personel, tetapi menghadirkan pesan: wisata air harus aman, bukan untung-untungan.

Pada Minggu (4/1/2026), Kapolsek Rawalo AKP Eddy Susianto, S.H. memimpin langsung patroli dan pengamanan di sejumlah obyek wisata air di Kecamatan Rawalo. Salah satu titik yang disasar adalah dermaga halte Sungai Serayu di Desa Tambanegara, simpul wisata sungai yang populer karena posisinya tepat di bawah jembatan, sekaligus menyimpan risiko jika luput pengawasan.

Petugas menyapa dua subjek sekaligus, yakni pengelola wisata dan wisatawan. Mereka menyalurkan imbauan kamtibmas berbasis keselamatan, mulai dari kewaspadaan di area sungai, kelayakan sarana prasarana, hingga pengawasan terhadap anak-anak — kelompok paling rentan ketika batas antara bermain dan bahaya hanya selebar selip langkah.

“Kami mengingatkan pengelola agar benar-benar memperhatikan faktor keselamatan dan mengawasi aktivitas pengunjung, terutama di area sungai yang memiliki risiko,” tegas Eddy di hadapan pengelola dan wisatawan.

Sorjem adalah contoh nyata paradoks wisata air: eksotik, murah, dan dekat, tetapi arus, kedalaman, dan perilaku pengunjung tak bisa dinegosiasi. Di sinilah pendekatan preventif jadi penting. Polisi tak menunggu tragedi; mereka memetakan potensi kerawanan, menakar kesiapan mitigasi, dan mendorong pengelola melihat keselamatan sebagai investasi, bukan biaya.

Pengamanan kemudian bergeser ke Tirta Husada Kalibacin di Desa Kalibacin, sebuah destinasi yang menawarkan kolam dan pemandian alami. Di sana, pengecekan operasional dilakukan, dari kesiapan pengelola, kondisi fasilitas, hingga pemetaan titik rawan gangguan keamanan dan kenyamanan. Standar keselamatan harus seragam, baik di wisata sungai maupun pemandian.

Di level kebijakan, Kapolresta Banyumas Kombes Pol Dr. Ari Wibowo, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Rawalo, menegaskan bahwa pengamanan ini adalah langkah preventif terukur untuk mengantisipasi potensi kecelakaan di lokasi wisata air pada momentum liburan.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Banyumas AKP Siti Nurhayati meneguhkan bahwa Rawalo bukan operasi tunggal. Polresta menyiagakan personel di seluruh destinasi wisata Banyumas, termasuk Baturraden, demi memastikan rasa aman pengunjung dan kelancaran lalu lintas di momen arus balik.

“Pengamanan juga dilaksanakan di tempat wisata lain di Kabupaten Banyumas, seperti Baturraden dan lainnya untuk memastikan seluruh pengunjung merasa aman dan nyaman,” ujar Siti.

Kehadiran polisi di titik-titik wisata air memberi efek psikologis ganda: menenangkan publik dan menajamkan kesadaran kolektif bahwa keselamatan adalah urusan bersama. Ini bukan sekadar patroli; ini pendidikan lapangan. Sebuah cara negara hadir di momen keluarga berkumpul, di ruang-ruang yang sering dipandang rekreasi semata, padahal di baliknya ada risiko yang tak kasat mata.

Liburan sekolah pun usai. Yang tertinggal bukan hanya tawa anak-anak di Sorjem, tetapi juga jejak pengamanan yang mendorong perubahan cara pandang: wisata air harus dikelola dengan nalar keselamatan, bukan nalar kerumunan.

Polresta Banyumas menutup operasi dengan kesiapsiagaan personel di titik strategis. Situasi kamtibmas dan kelancaran arus lalu lintas dilaporkan tetap kondusif. Pulang selamat, pulang sadar, pulang dengan rasa aman, itulah esensi liburan yang sebenarnya. (wd)

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments

Slot Gacor Thailand