Derap.id | Purwokerto – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto mencatat lonjakan signifikan volume penumpang pada puncak arus libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Minggu (28/12/2025). Sebanyak 23.239 penumpang berangkat dari wilayah Daop 5 Purwokerto, naik 43 persen dibanding rata-rata periode 18–27 Desember 2025 yang tercatat 16.250 penumpang per hari.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menyebut lima stasiun terfavorit untuk keberangkatan di masa puncak adalah Purwokerto, Kutoarjo, Kroya, Kebumen, dan Gombong. Sementara tujuan favorit penumpang meliputi Pasar Senen, Yogyakarta, Gambir, Kiaracondong, dan Bekasi.
Meski puncak arus telah terjadi, KAI memastikan peluang perjalanan masih terbuka lebar. Hingga 4 Januari 2026, terdapat 19.313 tiket yang masih tersedia untuk keberangkatan dari wilayah Daop 5 Purwokerto pada periode 30 Desember 2025 – 4 Januari 2026, termasuk layanan ke kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Malang, hingga Banyuwangi.
“Kami menginformasikan bahwa tiket dari wilayah Daop 5 masih tersedia. Bagi yang belum merencanakan perjalanan, masih ada kesempatan bepergian dengan nyaman dan tepat waktu menggunakan kereta api,” ujar As’ad.
KAI juga menggulirkan promo diskon 30 persen untuk kelas ekonomi komersial. Diskon ini berlaku pada periode perjalanan 22 Desember 2025 – 10 Januari 2026, mencakup 11 kereta api dari Daop 5, di antaranya KA Cakrabuana, Logawa, Kertanegara, Kamandaka, Joglosemarkerto, Sawunggalih, Kutojaya Utara, hingga Kutojaya Selatan Tambahan.
Program tarif potongan ini dapat diakses melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi KAI, dan seluruh kanal penjualan tiket resmi. “Kami mengajak pelanggan segera memanfaatkan program ini selagi kuota masih tersedia,” tambahnya.

Di sisi operasional, KAI mengimbau penumpang untuk merencanakan perjalanan sejak dini, memantau ketersediaan tiket secara berkala, serta tiba di stasiun minimal 30 menit sebelum keberangkatan. Penumpang juga disarankan hadir lebih awal guna menghindari antrean padat dan risiko tertinggal kereta.
“KAI berkomitmen memberi pelayanan terbaik selama masa libur. Kami mengajak masyarakat menjadikan kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu,” tutup As’ad. (wd)
