Wednesday, July 15, 2026
HomeNasionalLibur Nataru Memuncak, KAI Purwokerto Memecah Simpul di Titik Tiba

Libur Nataru Memuncak, KAI Purwokerto Memecah Simpul di Titik Tiba

Derap.id | Banyumas – Gelombang arus libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang memusat di Stasiun Purwokerto memaksa PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto memecah kebuntuan lama: sentralisasi antar-jemput di satu pintu. Jawabannya hadir pada Jumat, 26 Desember 2025, lewat pembukaan drop zone baru di Pintu Barat, Jl. Saga Baru, akses yang kini resmi melayani pelanggan sejak pagi hingga malam.

Langkah ini bukan sekadar membuka pintu baru, melainkan menggeser paradigma aksesibilitas stasiun. Selama bertahun-tahun, ritme kedatangan dan keberangkatan penumpang masih bertumpuk di Pintu Timur. Pada jam sibuk—terlebih di masa Angkutan Nataru—kepadatan kendaraan, antrean penjemput, dan penumpukan orang kerap menjadi pemandangan yang berulang.

Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menegaskan bahwa kebijakan ini dirancang untuk menghadirkan kenyamanan sejak titik pertama perjalanan penumpang, bahkan sebelum mereka naik kereta.

“Kami ingin pelanggan merasakan kenyamanan sejak langkah pertama. Dengan drop zone Pintu Barat, arus kendaraan dan penumpang terbagi, tidak lagi menumpuk di satu sisi,” ujar As’ad.

Di sisi barat, KAI menyiapkan dua akses keluar-masuk yang lebih fleksibel, lengkap dengan kanopi pelindung, sebuah detail kecil yang berdampak besar: penumpang kini punya ruang tunggu yang teduh, terlindung dari hujan dan panas, serta lebih dekat bagi mereka yang datang dari arah barat stasiun.

Akses baru ini juga membawa dampak turunan yang lebih luas: mengurangi beban Pintu Timur, termasuk membantu mencairkan kemacetan di kawasan Jalan Kober dan Jalan Kober Koberan, titik yang selama ini kerap tersendat akibat konsentrasi penjemput.

Langkah pemecahan kepadatan ini lahir di saat yang tepat. Data internal KAI Daop 5 Purwokerto mencatat lonjakan penumpang yang mencolok selama delapan hari pertama Angkutan Nataru (18–25 Desember 2025).

52.035 penumpang tiba di Stasiun Purwokerto, atau rata-rata 6.504 orang per hari, naik 49 persen dibanding hari biasa (4.359 orang/hari).

Penumpang berangkat tercatat 6.386 orang per hari, melonjak 50 persen dari rata-rata normal (4.245 orang/hari).

Dengan mobilitas yang hampir setengah kali lebih padat dari hari reguler, kebutuhan redistribusi arus menjadi keniscayaan, bukan lagi opsi.

Di tengah peningkatan trafik, kabar baik juga datang dari ketersediaan tiket. Hingga Jumat, 26 Desember 2025, 38.710 tiket keberangkatan dari wilayah Daop 5 Purwokerto masih tersedia untuk periode 26 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, memberi peluang luas bagi masyarakat yang masih merencanakan perjalanan.

“Momentum Nataru adalah periode dengan mobilitas tinggi. KAI terus menyesuaikan layanan agar perjalanan tetap aman, tertib, dan nyaman,” tambahnya.

KAI Daop 5 Purwokerto juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan drop zone Pintu Barat sebagai alternatif, mematuhi rambu, serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran bersama.

Dengan inovasi akses ini, KAI berharap Stasiun Purwokerto tidak lagi sekadar menjadi titik singgah, tetapi gerbang pengalaman perjalanan yang lebih manusiawi, efisien, dan berkesan bagi pelanggan di musim liburan. (wd)

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments

Slot Gacor Thailand