Dengan Istigotsah Dan Belajar Keras, SMPN I Nguntoronadi Magetan Siap Hadapi UNBK 2019

0
1358
Foto :. Kepala Sekolah SMPN I Nguntoronadi Magetan Drs, Lantur, M. Pd.

DERAP.ID | Magetan – Menjelang Ujian Negara Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang akan dilaksanakan mulai Senin 22 April 2019, ratusan siswa kelas IX SMPN l Nguntoronadi menggelar doa bersama atau istighotsah.

Kepala Sekolah SMPN I Nguntoronadi Drs, Lantur, M.Pd mengatakan pelaksanaan istighotsah sebelum UNBK berlangsung bertujuan untuk memohon pertolongan kepada Tuhan YME agar seluruh Siswa Siswi beserta Guru bisa melaksanakannya dengan baik tidak ada halangan apapun. Senin (16/04/19).

Selain itu istighotsah diharapkan bisa memberikan stimulasi psikologis Siswa Siswi agar lebih tenang, percaya diri dalam menghadapi UNBK.

Lebih lanjut Lantur menjelaskan dalam menghadapi UNBK pihaknya selain mengadakan Istigotsah, sebelumnya pihaknya juga menjalin kerjasama dengan Lembaga Bimbingan Belajar Primagama agar Siswa mendapat tambahan wawasan dan tidak canggung dalam menghadapi UNBK yang pertama kali ini.

“Walaupun ini pengalaman pertama Siswa Kami dalam menghadapi ujian berbasis komputer, Kami yakin dan mentargetkan kelulusan Siswa 100 persen. Serta bisa masuk juara 5 besar tingkat Kabupaten Magetan”, jelas lelaki yang bergelar Magister Pendidikan ini.

UNBK kali ini Siswa SMPN I harus mengikuti ujian di SMKN I Takeran, karena fasilitas komputer di Sekolahnya belum memenuhi syarat, jelas Lantur.

Foto : Suasana istighotsah.

Perlu diketahui acara istighotsah yang di ikuti oleh 276 Siswa kelas IX, para guru, dan wali murid berlangsung khidmat dan penuh keharuan. Acara dipimpin oleh Kiai Sarjo dari Takeran Magetan. Diawali dengan sholat taubat, salat Dhuha sholat hajat berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan doa bersama (istighosah) dan dzikir pembacaan Asmaul Husnah.

Bukan hanya itu setelah usai berdoa seluruh Siswa sungkem kepada Orang tuanya masing masing meminta doa agar dilancarkan dalam UNBK nya Senin depan.

Istighosah berakhir pada pukul 09.00 WIB, para siswa langsung menghampiri Bapak Ibu Guru untuk meminta Doa restu agar dilancarkan, karena Doa seorang guru juga sangat penting bagi kelancaran UNBK. (eko pujianto)