MOTIVASI MEMBANGUN DESA

0
1382
Foto : Lurah Desa Mojo Kediri

DERAP.ID | KEDIRI  –  Motivasi Haji Fauzan saat maju mencalonkan diri menjadi Lurah di Desa Ploso Kecamatan Mojo Kediri dikarenakan rasa kasihan pada warga yang dipersulit dan dimintai uang saat mencari atau mengurus surat penting dikantor kelurahan pada kepemimpinan Lurah sebelum dia menjabat.

Namun setelah dia menjabat menjadi Lurah, hal itu dirubahnya dengan memberikan nomor telepon khusus untuk pelayanan pembuatan surat menyurat dikantor Kelurahan, nomor itu di peruntukkan untuk warga desa agar mempercepat pelayanan dengan cara warga dapat mengirimkan sms sebelumnya ke nomor hp tersebut, agar pada esok harinya warga tinggal mengambil surat yang dibutuhkan di kantor Kelurahan

Selain itu, dia juga bercerita  telah membenahi kantor desa yang tadinya kurang layak menjadi layak dan baik untuk ditempati sebagai kantor. Demikian juga dengan pembangunan enam tempat ibadah yang dananya didapat dari Pendapatan Asli Desa (PAD) dan sumbangan gotong royong warga.

Untuk dana yang didapat dari DD dan ADD, dia lebih menitik beratkan pada pembangunan jalan rusak yang ada di wilayahnya, walaupun sebagian dana tersebut ada juga yang diperuntukkan untuk pembuatan taman posyandu, pengembangan usaha karang taruna, pembuatan gapura, irigasi serta program bangun rumah dan keramikisasi di rumah warga yg miskin dan tidak layak huni.

“Saya bertekad mengabdi pada masyarakat, membangun Desa dan meningkatkan kesejahteraan serta kemakmuran masyarakat warga Desa”, jelas Fauzan di kantornya. Senin (15/04/19)

Dalam masalah politik, Lurah lulusan kejar paket setara SMA ini mengatakan bahwa dirinya tetap netral walaupun dia tau bahwa banyak partai yang menginginkan dirinya untuk memihak atau membantu dalam mobilisasi masa pemilih

Lurah yang sebelumnya pernah menjabat sebagai ketua RT, RW, LPMD dan BPD di Desa Ploso ini juga mengaku mengetahui bahwa banyak dari tim sukses partai yang mendekati warganya dengan cara memberi uang bila memilih calon kandidat dari partai tersebut, namun dia membebaskan warganya untuk memilih sesuai keinginannya masing masing.

Lurah yang saat ini menjadi ketua paguyuban komunitas kepala desa yang ada dikecamatan mojo ini juga mengaku memiliki kiat sukses dalam membangun desa dengan cara selalu menyempatkan diri berbincang dengan warganya di warung kopi setiap selesai sholat shubuh dan sebelum tidur malam setiap hari, serta mengadakan rapat rutin dengan ketua RT yang ada diwilayahnya setiap satu bulan sekali agar terjadi soliditas akan perkembangan yang signifikan didesanya. (Hermawan)