KEPALA DESA KUPANG PIMPIN GROPYOKAN TIKUS

0
925

DERAP.ID, KLATEN – Para petani Desa Kupang yang dipimpin langsung oleh Kepada Desanya Sutari, Kamis 30 Agustus 2018 mengadakan kegiatan gropyokan tikus yang kedua kalinya pada lahan pertanian mereka. Tikus sawah atau Rattus Argentiventer merupakan salah satu hama paling berbahaya bagi tanaman padi. Serangan hama tikus dapat mengakibatkan gagal panen. Seringkali petani dibuat tak berdaya oleh binatang pengerat ini, karena pengendalian hama tikus ini lebih susah dibanding dengan hama  padi lainnya.

Pada acara gropyokan tikus kali ini mendapat sambuatan yang positif dari Danramil 17 Karangdowo, Kapten Inf. Soeparno  yang tampak hadir bersama beberapa anggota dengan sigap ikut turun membantu gropyokan tikus ini .

Potensi keruskan tanaman padi oleh hama tikus di Indonesia cukup besar, yakni mencapai 20% per tahun. Serangan hama tikus bisa terjadi pada semua fase, mulai dari persemaian hingga panen. Hal ini terjadi juga di Desa Kupang Kecamatan Karangdowo Kabupaten Klaten.

Nenurut Kades Sutari, petani sangat resah dengan mengganasnya serangan tikus pada tanaman padi mereka.Gropyokan ini merupakan kedua kalinya diadakan. Dengan adanya gropyokan hama tikus ini diharapkan akan menekan populasi tikus, dengan asumsi terbunuhnya 2 ekor  tikus akan menghilangkan 2000 ekor tikus dalam kurun waktu satu tahun kedepan, dengan perhitungan sepasang tikus beranak 8 – 12 ekor setiap bulan dan umur reproduksi tikus sangat singkat,tikus siap kawin setelah berusia 35 hari dengan masa bunting 21 hari akan kawin lagi 2 hari setelah melahirkan, karena itu populasi tikus sangat cepat sekali berkembang, sehingga diharapkan petani giat melakukan pengendalian hama tikus secara rutin,pungkas Kades Sutari.(agus)