Derap.id | Kebumen — Operasi pencarian terhadap korban tenggelam di Muara Luk Ulo, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, memasuki hari ketiga pada Minggu (8/3/2026). Tim SAR Gabungan yang dipimpin Basarnas akhirnya menemukan korban atas nama Abdul Fatah (11), warga Kebumen, dalam kondisi meninggal dunia.
Korban ditemukan sekitar pukul 10.15 WIB setelah tim memperluas area pencarian di sekitar lokasi kejadian. Jasad korban diketahui terbawa arus sejauh kurang lebih 2,25 kilometer ke arah timur dari lokasi kejadian perkara (LKP).
Koordinator Tim SAR Gabungan, Rowidin, mengatakan korban ditemukan di koordinat 7°46’55.8″S 109°37’11.9″E setelah tiga hari proses pencarian intensif dilakukan.
“Pada pukul 10.15 WIB Tim SAR Gabungan berhasil menemukan survivor yang terbawa arus sejauh ±2,25 kilometer ke arah timur dari LKP dalam kondisi meninggal dunia. Survivor selanjutnya dievakuasi ke rumah duka untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Rowidin.
Sejak pagi, tim SAR memperluas pola pencarian dengan membagi personel ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU).
Berita sebelumnya:
Bocah Tenggelam di Muara Luk Ulo Masih Misteri, Pencarian Hari Kedua Nihil
SRU 1 melakukan penyisiran darat dari LKP ke arah timur sejauh dua kilometer, sementara SRU 2 melakukan penyisiran darat ke arah barat dengan jarak yang sama. Adapun SRU 3 menyisir permukaan air menggunakan perahu karet LCR milik Basarnas dan BPBD di sekitar muara.
Peristiwa nahas tersebut bermula pada Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 16.30 WIB ketika lima anak bermain air dan berenang di Muara Luk Ulo. Empat anak berhasil menyelamatkan diri, sementara Abdul Fatah diduga terseret arus dan tenggelam hingga tidak terlihat kembali.
Laporan kejadian kemudian diteruskan kepada pihak terkait yang langsung mengerahkan operasi pencarian melibatkan berbagai unsur SAR.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian secara resmi dinyatakan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dalam operasi SAR gabungan dikembalikan ke satuan masing-masing. (wd)
