FKK Karangdowo Peduli Penyakit Menular.

0
459

Derap.id, Klaten – Maraknya bahaya penyakit menular yang mengintai dilingkungan masyarakat desa, membuat sebagian tokoh kesehatan dan Pemerintah daerah Kecamatan Karangdowo yang tergabung dalam wadah Forum Kesehatan Masyarakat ( FKK ) Kecamatan Karangdowo mengadakan penyuluhan pencegahan penyakit menular, ini merupakan bentuk kepedulian mereka atas kondisi masyarakat dilingkungan desa khususnya Kecamatan Karangdowo.

Acara yang diselenggarakan di gedung KPN Kecamatan Karangdowo tersebut, Senin 23 Juli 2018, dihadiri diantaranya Camat Karangdowo, Agus Suprapto,S.Sos, Kepala Puskesmas Karangdowo dr.Agus Widiyanto, serta para undangan lainnya yang terdiri dari perwakilan desa (perangkat) juga masyarakat khususnya orang tua yang menolak anaknya di imunisasi vaksin Rubella .

Dalam kegiatan tersebut FKK menghadirkan narasumber yang sangat berkompeten di bidangnya antara lain Drs. H.Jazuli Fadiel ( MUI Kab. Klaten), dan dr.Fitriah Siti A , (Puskesmas Karangdowo).

Dalam sambutanya Camat Karangdowo meminta agar masyarakat lebih meningkatkan taraf hidup sehat dengan melakukan langkah dini agar terhindar dari berbagai penyakit menular . Selain mendukung untuk dilakukan program pemenuhan kebutuhan gizi di masing-masing desa, dengan tujuan agar warga terpenuhi akan kebutuhan gizi,lanjutnya.

Pembicara dari MUI Drs.H.Jazuli Fadiel menyoroti tentang pentingnya kesehatan ditinjau dari segi agama (islam), memang saat ini ada pro dan kontra di masyarakat terkait Imunisasi ini, karena pentingnya kesehatan anak2 di Indonesia dan sangat berbahayanya dampak dari virus Rubella terhadap anak maka MUI mengeluarkan himbauan dan membolehkan Vaksin Rubella diterapkan di masyarakat,katanya.

Senada dengan pembicara sebelumnya dr.Fitriah juga menjelaskan tentang berbagai macam penyakit berbahaya yang di sebabkan oleh anak yang tidak mendapatkan Imunisasi. Dokter cantik ini juga mengajak masyarakat melalui peserta yang hadir dalam penyuluhan tersebut untuk lebih meningkatkan derajat kesehatan hidup,imbuhnya.(ags02)