TNI Angkatan Laut Mengagalkan Penyelundupan Kokain 179 Kilogram Perairan Selat Sunda

Wakil Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono

DERAP.ID|| Banten,- Hasil Penangkapan Dari TNI AL Sebanyak 179 Kilogram kokain sempat hendak mau diselundupkan melalui perairan Selat Sunda langsung digagalkan oleh Kapal Patroli TNI Angkatan Laut (TNI AL) KAL Sangiang unsur kapal patroli Pangkalan TNI AL (Lanal) Banten. Perkiraan Kokain itu senilai Rp1,25 triliun.

Wakil Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono juga mengatakan bahwa penyelundupan narkoba itu sempat digagalkan oleh anggota TNI AL karna sempat mendapat informasi bahwa akan ada penyelundupan narkoba.

Menurut dari keterangan anggota, TNI AL saat itu sedang mengamankan arus mudik Lebaran 2022 dengan meningkatkan pengawasan terhadap kapal-kapal melintas di perairan Selat Sunda.

Kokain barang haram ini Dihanyutkan dalam
Pemantauan itu menemukan empat benda yang mencurigakan terbungkus plastik mengapung di sekitar perairan Merak.

“Benda yang sempat mencurigakan tersebut selanjutnya dikoordinasikan dengan pihak BNN Provinsi Banten dan diketahui bahwa barang tersebut adalah Narkoba jenis Kokain,” kata Wakasal dalam keterangan tertulis, pada hari Selasa Kemarin (10/5/2022).

Wakasal juga mengatakan, bahwa barang itu kemudian diperiksa oleh pihak BNN dan juga disaksikan  Seluruh Anggota TNI AL Banten. Dengan hasil penyelidikan juga didapatkan sejumlah 179 kilogram kokain dengan asumsi harga menurut BNN Rp5-7 juta per gram. Total nilai kokain tersebut sekitar Rp1,25 triliun.

“Jadi dari posisi barang ditemukan jika dilihat dan diduga hal ini merupakan modus operandi supaya untuk mengelabui petugas, di mana sengaja dihanyutkan dan akan dijemput pada koordinat tertentu,” kata dia.(@Budi Rht DERAP.ID)