KRI Alugoro-405 Yang Sudah Diserahterimakan Ke Kementerian Pertahanan Keamanan

0
152
DERAP.ID|| Jakarta,- Di tengah sorotan sejumlah pihak terhadap Sistem Senjata Tentara Nasional Indonesia ( Alutsista ) TNI, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) juga menginginkan agar PT PAL Indonesia (Persero) dapat mengekspor untuk peralatan utama militer Indonesia.
Arya Sinulingga staf khusus Menteri BUMN juga menyebutkan, industri galangan kapal milik negara itu harus memproduksi alat militer di sektor maritim. Dengan begitu, upaya ekspor ke negara tujuan bisa dilakukan.
“PT PAL bisa menghasilkan produk-produk Maritim yang sangat terbaik untuk Negara Indonesia sendiri. Dan kita harapan ke depan hasilnya produknya bisa di ekspor ke luar Negeri. Jadi bukan lagi hanya dipakai ke dalam negeri”, ujar Arya dikutip,.
PT PAL, juga mengekspor Alutsista matra laut sudah dilakukan sejak Tahun 2017. Pada kesempatan tersebut PT PAL, untuk menyerahkan kapal BRP Davao Del Sur kepada pemesan, yaitu Departemen Pertahanan Nasional Negara Filipina.
Pesanan tersebut juga merupakan kapal yang kedua dari paket 2 unit kapal yang berkelas Strategic Sealift Vessel (SSV). Sebelumnya PT PAL juga menyerahkan kapal pertama yaitu BRP Tarlac pada Tahun 2016.
Manajemen Perseroan tengah melakukan pendekatan serius kepada Negara yang berminat produk alutsista dan elektrifikasi energi. Di bidang alutsista matra laut PT PAL saat ini dalam proses pendekatan kepada Negara-Negara Asia Tenggara, Timur Tengah, juga Afrika untuk produk varian dari KCR 60 M dan Landing Dock.
Bidang elektrifikasi energi Barge Mounted Power Plant (BMPP) juga menjadi andalan potensi perusahaan untuk ekspor dengan Negara tujuan paling utama di Negara Bangladesh.
Arya Sinulingga staf khusus Menteri BUMN
mengapresiasi kepada PT PAL atas pencapaian perusahaan yang telah membuat kapal selam Alugoro atau KRI Alugoro-405. Kapal ini juga merupakan kapal selam yang dibangun oleh Kementerian Pertahanan (Kemenhan) melalui PT PAL yang bekerja sama dengan perusahaan Negara Korea Selatan, Daweoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME).
“KRI Alugoro-405 yang sudah diserahterimakan ke Kementerian Pertahanan Keamanan adalah momentum sangat bagus. Karena KRI Alugoro-405 juga merupakan simbol bahwa kita telah menguasai teknologi yang sangat baik,” katanya.(@Budi’71)