Satpas Colombo di Banjiri Puluhan Pemohon Program SIM Gratis

0
1584

DERAP.ID, SURABAYA – Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Colombo hari ini dibanjiri puluhan peserta program SIM gratis dengan wajah yang sumringah karena mendapatkan SIM baru dengan gratis.

Polrestabes Surabaya melalui Satpas Colombo, di mulai tertanggal 16 Agustus 2018 dan berakhir 18 Agustus 2018 mengadakan pelayanan SIM gratis untuk warga Surabaya yang lahir pada tanggal 17 Agustus.

Syarat ketentuannya mereka harus lahir pada tanggal 17 Agustus dan harus berusia 17 tahun ke atas, asli warga Surabaya sesuai identitas Kartu Tanda Penduduk (KTP). Selain itu juga pemohon wajib lulus ujian teori maupun uji praktek di Satpas Colombo Surabaya.

Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Eva Guna Pandia S.I.K, MM mengatakan Tanggal 16 yang daftar ada 25 orang dan yang telah lulus uji teori praktek 14 orang pemohon, untuk tgl 18 yang daftar ada 30 orang dan yang lulus uiji teori praktek 16 pemohon.

Lebih lanjut Pandia menjelaskan bagi yg tidak lulus kembali lagi ikut uji ulang satu minggu kedepan akan tetapi sudah tidak masuk program gratis lagi, katanya.

“Semua pemohon yg lulus uji teori dan praktek langsung dapat SIM (kartu, red) dan bukan Surat Keterangan (Suket), seperti pemohon SIM reguler. Karena program tersebut jauh-jahuh hari sudah diagendakan dan sudah disediakan khusus material kartu SIM nya”, pungkas Pandia ketika dihubungi wartawan Media DERAP melalui telepon selulernya. Sabtu (18/08/18)

Terpisah wartawan Media DERAP mencoba menemui pemohon salah satu dari 30 pemohon yang bernasib baik alias lolos uji teori dan praktek yakni Rama Maulana warga yang beralamat di jln. Kyai Tambak Deres yang berada diarea lokasi Satpas SIM Colombo mengatakan saya bersyukur dengan adanya program ini, meski harus bersusah payah berusaha untuk  mendapatkan SIM.

Meski persyaratan di haruskan mengikuti uji teori serta praktek dan wajib harus lulus, lanjut Rama, Alhamdulillah bekal yang saya bawa melihat di internet terkait uji teori baik SIM A maupun SIM C, dan dari situlah saya belajar.
“Terkait uji praktek saya dapat support petugas praktek dan di beri pengarahan bila pingin lulus dalam menjalankan uji praktek, kamu harus berjiwa tenang, jangan gugup, rileks, fokus saat petugas memberikan pengarahan terkait uji praktek, alhasil akhirnya saya lulus mendapatkan SIM yang saya inginkan yaitu SIM A dan SIM C”, pungkas Rama warga Tambak Deres. (anton/totok)