Mahasiswa Politeknik Negeri Lhokseumawe Aceh Sukses Membuat Perangkat Pengendali Senapan Jarak jauh.

0
287

DERAP.ID  ||  Aceh  –   Ririn Efendi merupakan mahasiswa dari Politeknik Negeri Lhokseumawe Aceh yang sukses membuat sebuah perangkat pengendali senapan dari jarak jauh. Ririn Efendi berhasil membuat pengendali senapan berbasis mikrokontroller yang dapat menggerakkan senapan 180 derajat arah horisontal dan 60 derajat arah vertikal.

Perangkat ciptaan Efendi ini menggunakan bantuan Android untuk memonitor sasaran tembak. Hasil karya perangkat pengendali gerakan senapan dari jarak jauh secara wireless berbasis mikrokontroller mahasiswa Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) kembali dipamerkan di Kodam Iskandar Muda (IM), Aceh dalam rangka kunjungan KSAD beserta rombongan, Kamis (29/08/2019).
Karya yang dirancang bangun oleh Ririn efendi mahasiswa jurusan Teknik Elektro Program Studi Teknologi Elektronika tersebut langsung mendapatkan sambutan hangat yang luar biasa dari KSAD dalam kunjungan kemarin.

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa berkunjung dan melihat langsung hasil karya dan mengapresiasikan hasil karya putra terbaik aceh tersebut. Dalam kesempatan tersebut, KSAD menyampaikan bahwa Kebutuhan saat ini memang telah menggunakan istilah Remote Controlled Weapon System, dan apa yang telah dilakukan ririn saat ini sudah termasuk kedalam istilah tersebut.
Tidak bisa lagi secara manual pakai tangan dengan begini bisa lebih akurat. Dan itu semua kami sudah punya, tetapi kami beli diluar negeri, jadi kita butuh ririn untuk bergabung dengan TNI AD “pungkasnya.

Juga ditambahkan bahwa ini memang sebuah masa depan, Ririn bagus dan lanjutkan prestasinya kedepan.

Sebelum dipamerkan di Kodam Iskandar Muda (IM), perangkat pengendali gerakan senapan tersebut telah dilakukan pengujian di Paldam IM, selama dua hari mulai tanggal 26 s.d 27 Agustus. Pengujian tersebut langsung dibawah arahan Nur Budi Asmara selaku Kepala Paldam IM. Pengujian senapan pun dicoba dengan menggunakan senapan angin, senapan M-16 dan Senapan SS2-V4 dengan jarak kendali yang berbeda mulai 1 meter (Budi R)