Klaten Lurik Carnival 2018

0
1099

Derap.id,Klaten – Pemerintah Kabupaten Klaten kembali menggelar Klaten Lurik Carnival 2018, (28/7). Kegiatan yang berlangsung Jalan Pemuda Klaten itu berlangsung meriah.

“Kabupaten Klaten menyelenggarakan Klaten Lurik Carnival untuk memperingati hari Jadi kabupaten Klaten yang ke 214, serta menyongsong Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” ungkap Bupati Klaten Sri Mulyani kepada wartawan.

Klaten Lurik Carnival yang sudah berlangsung beberapa kali ini diharapkan memberi nilai positif bagi masyarakat. Selain sebagai ajang promosi juga dapat memberikan hiburan kepada masyarakat.

“Harapan saya kegiatan ini bisa mempromosikan lurik yang ada di Kabupaten Klaten, sehingga tentunya lurik Klaten bisa menasional dan masyarakat Klaten bisa terhibur dengan menikmati Klaten Lurik Carnival ini,” tambahnya.

Kegiatan tahunan Klaten Lurik Carnival tahun ini diikuti 36 peserta yang merupakan utusan dari 26 Kecamatan yang ada di Kabupaten Klaten dan Organisasi Perangkat Daerah, Sekolah, Pelajar serta pihak Swasta. Mereka menampilkan berbagai kreasi masing-masing.

Di lain kesempatan menurut Kepala Dianas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olar Raga Klaten, Pantoro, Tema yang kita ambil dalam kaitan Klaten Lurik Carnival ini, “Dengan Pengembangan Potensi Budaya dan Produk Unggulan Lurik melalui hari Jadi Klaten yang ke 214,” ungkapnya  kepada wartawan.

Dari 36 peserta Klaten Lurik Carnival tersebut menampilkan tema yang berbeda-beda. Mereka juga diberikan kebebasan untuk menggunakan displai atau tidak.

Klaten Lurik Carnival memang mendapat sambutan meriah dari masyarakat. Ribuan orang yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Klaten itu datang di Pusat Kota atau disekitar Alun-alun Klaten untuk menyaksikan perhelatan tahunan tersebut.

“Saya berangkat dari rumah pukul 11.00 WIB, agar mendapatkan tempat yang tidak panas dan dekat panggung kehormatan depan alun-alun Klaten ini” kata Ranti(35) warga Desa Morisan, Kecamatan Ceper. Menurutnya adanya kegiatan semacam ini sangat menghibur masyarakat dan bisa membangkitkan wisata di Klaten.(ags02).