Puncak Acara HUT RI Ke 74 Dan Bersih Desa Manuk Ponorogo Dimeriahkan Pagelaran Wayang Kulit

0
989

DERAP.ID – Ponorogo – Pagelaran wayang kulit sebagai acara penutup gebyar kegiatan dalam rangka HUT RI ke 74 dan bersih Desa Manuk

Tujuh belas agustus tahun empat lima itulah hari kemerdekaan kita. Hari merdeka Nusa dan Bangsa hari lahirnya Bangsa Indonesia. Merdeka. Sekali Merdeka tetap Merdeka….

Itulah penggalan syair lagu 17 agustus 1945 yang membahana di setiap bulan agustus di seluruh wilayah Republik Indonesia. Dalam memperingati hari kemerdekaan RI, Desa Manuk telah memulai sejak tanggal. 1 agustus dengan diawali ziarah kubur ke makam tokoh leluhur Desa Manuk Eyang Tjo Manuk sebagai tokoh babat Desa Manuk.

Foto :. Kades Manuk,Wahyudi  saat memberikan sambutan

Bersama aparat desa, masyarakat mengadakan tahlilan dan memanjatkan doa untuk Eyang Tjo Manuk, diteruskan pada hari minggu tanggal 7 Agustus dengan simmaan Al Quran Drikul Ghoibi yang diadakan di Balai Desa Manuk.

Sedangkan tanggl 11 agustus diadakan pentas seni Reog. Di balai Desa hari rabu tanggal 14 agustus dilanjut dengan acara lomba gerak jalan lucu yang di ikuti Pemerintah Desa dan masyarakat.

Foto : foto bersama saat lomba gerak jalan lucu

Pada kamis 15 agustus diadakan lomba paduan suara Mars PKK antar Rukun Tetanga (RT) yang ada di Desa Manuk.

Foto : Kades Manuk berfoto saat lomba paduan suara Mars PKK

Tanggal 18 agustus siang diadakan bulan Dakwah Muslimat yang diadakan Masjid Al Islah di ikuti warga NU muslimat dan masyarakat. Untuk malam hari nya diadakan pagelaran wayang kulit semalam suntuk tempat balai desa dengan dalang Kondang dari Kota Reog Ponorogo Ki Guritno Purbo Carito dengan membawakan lakon “Wahyu Anggonomulyo”.

Tampak hadir dalam acara Muspika Kecamatan Siman dan Kepala Desa di sekitar Desa manuk.

Kepala  Desa Manuk Wahyudi, S, pdi mengatakan penyelengaraan perayaan HUT RI ini di barengi dengan acara bersih desa sehingga dari tanggal 1 sudah mulai acara. Mengingat padatnya acara atusias warga masyarakat dalam setiap acara cukup tinggi.

“Pendanaan acara HUT RI dan Bersih Desa ini murni dari sumbangan masyarakat. Dan Saya mohon maaf kepada warga jika dalam pelaksanaan acara ada kekurangan”, ujar Wahyudi.

Untuk kedepannya Wahyudi berjanji akan mengadakan acara serupa tetapi dengan kualitas yang lebih bagus lagi dan diharapkan dapat bermanfaat bagi warga desa, pungkasnya. (eko)