Sugeng Prayitno Pelopor Penggunaan Garam Cair Untuk Pakan Ternak Sapi Perah di Tulungagung

Foto : Sugeng Prayitno (kanan) bersama Peternak Sapi Perah di Kec. Sendang Tulungagung

DERAP.ID  II  Tulungagung  –  Kebutuhan akan Garam di Tulungagung untuk tambahan pakan ternak khususnya Sapi Perah, sangat tinggi sekali.  Sedangkan ketersediaan garam di Tulungagung  kurang dan harganya sangat mahal.

Untuk mensiasati ketersediaan garam di Tulunggung yang kurang dan harganya mahal, Sugeng Prayitno menggunakan Garam Cair, yang ketersediaannya banyak dengan harga murah.

Sugeng warga desa Nyawangan Tulungagung memperkenalkan Garam Cair kepada para Peternak Sapi Perah di Desanya yang kesulitan memperoleh garam.

 Sugeng mengatakan penggunaan Garam Cair sangat membantu sekali  untuk memenuhi kebutuhan pakan Sapi Perah miliknya. “Garam Cair sangat mudah mendapatkannya, harganya terjangkau, kualitasnya bagus dan bisa menambah hasil produksi susu sapi perah miliknya”, ujar Sugeng di tengah – tengah kesibukannya memberi makan sapinya. Minggu (29/01/23).

Sugeng mengaku dirinya  mendapatkan pasokan Garam Cair yang diproduksi PT. Cipta Graha Mandiri Sejahtera Gresik melalui distributor.  Dan Dia juga membagi pengalamannya menggunakan Garam Cair untuk tambahan pakan sapi perah atau biasa disebut combor / minum sapi, ke Peternak Sapi Perah disekitar desanya. “Biasanya combor sapi perah itu butuh garam grosok / garam kasar, 1 kilo garam grosok untuk 2 ekor sapi per hari, sedangkan kalau pakai Garam Cair 1 liter Garam Cair bisa untuk 5 ekor sapi per hari. Jadi lebih murah, kualitas susunya bagus dan hasil susunya meningkat”, pengkas Sugeng mengakhiri wawancara.

Di tempat berbeda Teguh Santoso Kordinator Peternak Sapi Perah Tulungagung mengatakan Tulungagung adalah salah satu Kabupaten pengahasil  susu sapi perah. “Di Kecamatan Sedang Tulungagung saja per hari bisa menghasikan susu sapi tidak kurang dari  100 Ton / 100.000 liter per hari, belum di Kecamatan lainya seperti Kecamatan Pager Wojo Tulungagung”, Jelas Teguh warga desa Sendang ini.

Teguh juga mengaku peternak sapi perah sangat membutuhkan garam sebagai tambahan pakannya. “Coba bayangkan jumlah sapi perah di Kecamatan Sedang saja tidak kurang dari 10 ribu ekor, sedangkan  mereka merasa sangat butuh garam. Garam saat ini agak sulit didapat dan harganya mahal”, pungkas Teguh.

Wartawan Media DERAP.ID mencoba menelusuri keberadaan PT. Cipta Graha Mandiri Sejahtera di Gresik, yang menghasikan dan memasarkan Garam Cair untuk memenuhi kebutuhan garam di Indonesia. Di Perusahaan yang beralamat di Gresik, ini Wartawan Media DERAP.ID ditemui Manager Marketing yang bernama Anton Hery Wibawa, SH.

Anton mengatakan Indonesia sangat besar sekali kebutuhan Nasionalnya akan Garam, padahal Indonesia adalah NegaraKepulauan yang dikelilingi oleh laut. Secara logika Indonesia  tidak mungkin akan kekurangan stok garam dan harus import dari Australia dan india selaku Pengimport garam terbesar di Indonesia. Permasalahannya adalah tidak semua laut di Indonesia yang air nya bisa diproses untuk dijadikan garam, karena kandungan atau kadar garamnya yang kurang atau rendah untuk bisa diproses menjadi garam. “Untuk itu Perusahaan Kami bisa memproses air laut menjadi Garam Cair, yang kandungan Garam atau NaCL nya 100%”, Jelas pria kelahiran Surabaya ini.

Lebih lanjut Anton menjelaskan bahwa Garam Cair ini bisa digunakan sebagai Bahan Baku pada Industri seperti  : pabrik kertas, pabrik pakan ternak, pabrik makanan minuman, pabrik kulit, pabrik kosmetik, Rumah Sakit sebagai bahan strerilisasi ruangan, bahan pengolahan limbah B3, sebagai  pembasmi hama di pertanian dan perkebunan, bahkan digunakan sebagai bahan tambahan pakan ternak. “Garam Cair Produk Kita aman untuk dikonsumsi karena Food Grade, sudah melalui uji laboratorium”, jelas pria yang juga seorang Pengacara dan Konsultan Hukum ini.

Pada intinya Garam Cair Produk PT. Cipta Graha Mandiri Sejahtera ini bisa sebagai bahan alternative pengganti Garam Industri yang sedang langka dan harganya sangat mahal. “Bagi yang membutuhkan informasi lebih lanjut bisa datang langsung ke kantor atau hubungi Saya di nomor 081357813432”, pungkas Anton mengakhiri wawancara. (adit)