Pengamat Politik Kokok HP : Koalisi Fraksi Dalam Membentuk AKD Serasa Koalisi PILKADA

Ket. Foto ; Pengamat politik Kokok HP.

DERAP. ID II Madiun – Usai coblosan Pemilu 14 Pebruari 2024 dan proses Rekapitulasi suara Pemilu tingkat kota Madiun selesai, perolehan suara Caleg DPRD kota Madiun pun diprediksi makin jelas dan terang siapa siapa Caleg yang lolos dan bakal melenggang menjadi anggota DPRD kota Madiun periode 2024 – 2029. Hal tersebut tentunya juga masih menunggu ada tidaknya nanti yang mengajukan Gugatan terkait perhitungan perolehan suara tersebut. Nantinya setelah mereka yang lolos dilantik, spikulasi dinamika pembentukan Fraksi Fraksi yang jumlahnya antara 7 hingga 8 Fraksi bakal mengisi agenda awal mereka sebagai anggota Legislatif. Agenda pembentukan Fraksi Fraksi, Komisi yang jumlahnya ada 3 Komisi dan Alat Kelengkapan Dewan diprediksi bakal rame oleh lobby lobby antar anggota.

Pengamat politik dari Lembaga Masyarakat Transparansi Madiun (MTM) yang juga mantan Ketua Bawaslu Kota Madiun periode 2018 – 2023 , Kokok Heru Purwoko, SH, MH atau yang akrab dipanggil Kokok HP pada Minggu, 10 Maret 2024 kepada media ini mengatakan bahwa menurutnya dengan dasar perolehan kursi di Taman Praja (sebutan kantor DPRD kota Madiun), potensi nantinya ada 7 fraksi atau maksimal 8 fraksi. ” 5 partai yang memperoleh 4 kursi, yaitu Perindo, Demokrat, PDIP , PSI dan PKS jelas membuat fraksi sendiri, demikian juga Golkar dan PKB yang memperoleh 3 kursi juga berpotensi membuat fraksi sendiri “, Kata mantan Komisioner KPUD Kota Madiun ini saat diwawancarai .

Ditambahkan oleh Kokok HP bahwa menurutnya tinggal 2 partai yang dapat 2 kursi yaitu Gerindra dan Nasdem yang bisa saja membuat fraksi yang ke 8, atau akan bergabung dengan fraksi yang sudah ada. Menurutnya bahwa dengan banyaknya fraksi ini nanti berpotensi akan rame dalam pembentukan alat kelengkapan dewan (AKD), khususnya di alat kelengkapan Komisi dikarenakan di Kota Madiun hanya ada 3 Komisi , sehingga perlu ada koalisi antar fraksi untuk lobby lobby di kepengurusan Komisi yang ada.

Masih menurut Kokok HP bahwa koalisi fraksi dalam pembentukan Alat Kelengkapan Dewan atau AKD ini nantinya bisa mencerminkan koalisi Partai pada Pilkada nanti, mari kita lihat dan cermati bersama saja dinamika politiknya nanti seperti apa. ( Jhon ).