Ketua DPC Granat Kota Madiun Impikan Kota Madiun Jadi TENAR, “Terhormat Tanpa Narkotika”

Ket. Foto ; Harianto, Ketua DPC Granat Kota Madiun.

DERAP.ID II Madiun. Ketua DPC Gerakan Nasional Anti Narkotika ( Granat ) Kota Madiun Harianto sangat prihatin dengan masih maraknya peredaran Narkoba khususnya di kota Madiun dan Umumnya di Indonesia. Bahaya peredaran gelap Narkotika di masyarakat yang salah satunya berasal dari jaringan Internasional negara Tiongkok, adalah modus kejahatan berbahaya yang berpotensi Merusak sendi sendi kehidupan masyarakat terutama kalangan generasi muda. Ketua DPC Granat Kota Madiun Harianto mencontohkan begitu berbahayanya peredaran gelap Narkotika dibeberapa Negara besar didunia. Salah satunya di negara Amerika yang dikatakan oleh Harianto, hampir seratus ribu orang meninggal dunia karena over dosis Narkotika. Dikhawatirkan bisa terjadi perang dunia ketiga jika peredaran gelap Narkotika jaringan Internasional tidak terus ditanggulangi, dan oleh karenanya Gerakan Nasional Anti Narkotika ( Granat ) terus MengEdukasi masyarakat hingga dilingkup RT – RW dengan memberikan sosialisasi tentang bahaya Narkoba.

Lebih lanjut disampaikan oleh Harianto , bahwa DPC Gerakan Nasional Anti Narkotika ( Granat ) kota Madiun berkomitmen bersama masyarakat untuk terus menyatakan perang melawan bahaya Narkotika. ” Saya sangat berharap Kota Madiun kedepannya dapat menjadi Terhormat Tanpa Narkotika atau TENAR ” , Kata Harianto saat diwawancarai oleh Media ini kemarin. Ditambahkan oleh Harianto bahwa dalam rangka memberikan Edukasi dan Sosialisasi Anti Narkotika, dalam waktu dekat ini DPC Granat Kota Madiun akan menggelar acara Edukasi dan Sosialisasi gerakan anti Narkotika dilingkungan Kampus Unmer kota Madiun dengan berkolaborasi bersama para Mahasiswa. ” Menyongsong peringatan Hari Anti Korupsi sedunia pada sembilan Desember nanti sekaligus saya akan menggaungkan juga gerakan Anti Narkoba di kota Madiun ” , Tegas Harianto kepada Media ini, yang merepresentasikan visi misi dari Granat yakni terwujudnya Kota Madiun Terhormat Tanpa Narkotika ( TENAR ) .

Disinggung terkait seberapa besar peran serta Pemerintah Daerah ( Pemkot Madiun ) berkolaborasi dengan DPC Granat kota Madiun selama ini, Harianto mengatakan masih sangat kurang responnya terhadap Granat dan pihaknya berharap kedepan Pemkot Madiun lebih bisa bersinergi serta berkolaborasi bersama DPC Granat Kota Madiun memberantas dan menjauhkan warga kota Madiun dari pengaruh pengaruh bahaya Narkotika yang terus mengintai kehidupan masyarakat. Ada hal penting juga menurut Harianto bahwa di Kota Madiun ini kebetulan ada Lapas Narkoba yang berpotensi bisa berdampak buruk jika para pelaku kejahatan Narkotika masih nekat melakukan kejahatannya dengan mempengaruhi warga khususnya anak anak muda terjaring perangkap operasional jaringan pengedar Narkotika mereka. Harianto juga mengingatkan akan dampak Hukum dari penyalahgunaan Narkoba, baik bagi pengguna maupun pengedarnya. Ancaman pasal yang dikenakan terhadap para pelanggar perkara tersebut bisa hukuman penjara seumur hidup atau hukuman mati. Harianto mengajak warga kota Madiun khususnya, dan masyarakat Indonesia umumnya untuk terus bersama Granat memerangi peredaran gelap Narkoba karena Narkotika adalah jalan Sesat dan bukan jalan sehat. (Jhon)