BPN Kabupaten Madiun Bagikan 2 Ribu Sertifikat PTSL Tahun 2021 Di Desa Jatisari, Dan Target 45 Ribu Sekabupaten Madiun

0
37
Foto : Kabag TU Kantor BPN Kabupaten Madiun Andri Satriyo saat menyerahkan Sertifikat Tanah secara simbolis pada warga Desa Jatisari

DERAP.ID II Madiun  –  Kantor Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Madiun terus intensif melakukan percepatan proses penerbitan Sertifikat bidang tanah melalui Program PTSL bagi warga masyarakat di Kabupaten Madiun . Dan dalam rangka menindaklanjuti instruksi Presiden Joko Widodo terkait percepatan penerbitan Sertifikat bidang tanah milik warga masyarakat , pada Kamis ( 09 – 09 – 2021 ) kemarin bertempat di Desa Jatisari , Kecamatan Geger , Kabupaten Madiun Kantor ATR / BPN Kabupaten Madiun membagikan di tahap ketiga Sertifikat bidang tanah dengan target sebanyak 2 Ribu Sertifikat . Hingga saat ini sertifikat bidang tanah yang meliputi tanah tanah masyarakat , tanah kas desa , wakaf wakaf makam dan mushola serta saluran sudah terealisasi melalui Program PTSL Tahun 2021 di Desa Jatisari sebanyak 1. 500 sertifikat dan tinggal menyelesaikan 500 sertifikat pada tahun ini dan Kades , Pokmas beserta Jajarannya menyatakan siap untuk menggali lebih lanjut guna secepatnya bisa diselesaikan tahun ini .

Usai menyerahkan sertifikat kepada warga masyarakat Desa Jatisari , Kecamatan Geger Kabupaten Madiun , Pejabat Kantor Badan Pertanahan Nasional ( BPN ) Kabupaten Madiun Andri Satriyo menyatakan bahwa Desa Jatisari merupakan kategori yang pertama dan sudah dibagikan tiga tahap padaTahun ini . ” Kami tidak mau menumpuk numpuk pekerjaan pak dan disaat saat Pandemi seperti ini masyarakat sangat membutuhkan  , bahkan kemarin dibagikan sertifikat secara Door to door ke masyarakat melalui Kasun kasun , RW dan RT ” , Kata Andri Satriyo yang sudah menjabat selama satu tahun ini di Kantor BPN Kabupaten Madiun .

Andri Satriyo yang datang bersama jajarannya saat membagikan Sertifikat Program PTSL Tahun 2021 ini berharap dengan secepatnya Sertifikat tersebut dibagikan kepada masyarakat , hal ini dapat ikut mensejahterakan masyarakat khususnya bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah dan pingin punya usaha sesuai Intruksi Presiden Joko Widodo untuk pengembangan usaha , misalkan untuk Jaminan di Bank terkait pengembangan usaha dan pada akhirnya masyarakat dapat lebih sejahtera . ( Jhon ) .