Kebakaran Yang Terjadi Di Kantor Kesyahbandaran Utama (KSU) Tanjung Perak

0
137

DERAP.ID|| Surabaya Utara,-  Peristiwa kebakaran yang terjadi di Kantor Kesyahbandaran Utama (KSU) Tanjung Perak Surabaya telah menghanguskan aset gedung beserta arsip di dalamnya. Terbakarnya gedung arsip yang berdekatan dengan mesin genset tersebut diketahui rusak dan nyaris tak menyisakan utuh isinya.

Menanggapi hal ini, Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama (KSU) Tanjung Perak Surabaya, Capt. Sudiono menganggap, peristiwa tersebut adalah hal kecil dan tidak mengganggu proses pelayanan. Ia menyebut, pelayanan jasa kepelabuhanan maupun pelayaran tetap bisa berjalan lancar dan tidak terpengaruh dengan kebakaran arsip.

“Tetap dilaksanakan (pelayanan, red), dan berjalan seperti biasanya,” cetus Sudiono.

Seberapa penting arsip-arsip tersebut bagi KSU Tanjung Perak? Sudiono menganggap, arsip-arsip yang terbakar hingga rusak berat bersama aset gedungnya itu merupakan dokumen lama dan tergolong usang.

“Yang terbakar adalah arsip-arsip kedaluwarsa atau arsip-arsip 3-4 tahun lalu,” ujar Sudiono dikonfirmasi wartawan di kantornya, Kamis (12/11/2020).

Keterangan enteng Sudiono terhadap pentingnya penyimpanan arsip tersebut harusnya menjadi perhatian dalam pengelolaan tempat penyimpanan maupun penempatan kearsipan sesuai standar keamanannya. Meski demikian, ia tetap meyakini, kejadian yang diduga karena korsleting/hubungan arus pendek listrik tersebut tidak menimbulkan kerugian.

“Hanya gedung yang rusak dan arsip-arsip saja,” sambungnya.

Sebelumnya, bangunan penyimpanan salinan berkas data/dokumen penting pengurusan kapal milik KSU Tanjung Perak Surabaya habis dilalap si jago merah. Gedung arsip yang hampir tak tersentuh perawatan secara fisik maupun teknis tersebut ludes terbakar sekitar pukul 01.15 Wib, Kamis (12/11/2020) dini hari.

Dalam kejadian di tengah guyuran hujan tersebut, 8 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dari Penanggulangan Bahaya Kebakaran (PBK) Pelindo III Regional Jawa Timur dan Dinas Pemadam Kebakaran (DPK) Pemkot Surabaya terpaksa dilibatkan untuk memadamkan api yang menyalak hebat selama 2 jam sejak peristiwa kebakaran tersebut terkonfirmasi.(@ Budi R)