Sesi Perdana Debat Calon Wali kota/Wakil Wali Kota Surabaya

0
200

DERAP.ID|| Surabaya,- Sesi perdana debat calon wali kota/wakil wali kota (Cawali/Cawawali) Surabaya antara paslon nomor urut 1, Eri Cahyadi-Armuji (Erji) dan paslon nomor urut 2, Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno (MAJU) telah dimulai. Agenda debat yang berlangsung di Hotel JW Marriott Surabaya, Rabu (4/11/2020) tersebut diikuti Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Suramadu dengan acara nonton bareng (nobar) Pilwali Surabaya periode 2020-2025.

Nobar yang digelar terbuka di basecamp tim pemenangan Cawali/Cawawali Surabaya, Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno (MA-Mujiaman) itu dihadiri ratusan pendukung/relawan naungan LPM Suramadu. Para pendukung yang datang dari berbagai simpul akar rumput tim Suramadu tersebut berduyun memenuhi lokasi nobar debat Pilwali Surabaya 2020 di Jl Tambak Dalam Baru Surabaya.

“Ada sekitar 350 an orang yang hadir di sini,” tukas Ansori, seorang dari anggota LPM Suramadu di sela persiapan nobar di Posko Pemenangan LPM Suramadu pimpinan H. Abdul Rohim tersebut.

Diungkapkan, para pendukung/relawan yang rata-rata pemilih milenial itu tergerak datang secara mandiri tanpa komando dalam nobar di markas LPM Suramadu karena kecintaanya pada paslon nomor urut 2, Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno. Kehadiran mereka menyaksikan debat secara live di bentangan layar lebar itu karena meyakini mantan Kapolda Jatim dan pasangannya Mujiaman Sukirno menjadi pemimpin Kota Surabaya masa depan yang membawa perubahan.

“Hidup Pak MA… Hidup Pak MA..,” teriak pendukung/relawan LPM Suramadu dengan aplaus dan yel-yel semangat saat Cawali/Cawawali Surabaya Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno memaparkan pandangannya terhadap permasalahan dan tantangan Kota Surabaya di era Pandemi Covid-19.

Pada saat bersamaan, Ketua LPM Suramadu, H. Abdul Rohim mengaku, bangga dengan semangat relawan/pendukung yang meluangkan waktunya menyaksikan nobar debat Pilwali Surabaya di Pilkada Serentak 2020 yang ditayangkan salah satu televisi swasta lokal di Jawa Timur. “Saya benar-benar terharu. Terima kasih dukungannya pada LPM Suramadu dan Pak Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno,” kata Abah Rohim, sapaan akrab Haji Abdul Rohim.

Ia berharap, kedatangan akar rumput yang membludak menyaksikan nobar debat Cawali/Cawawali Surabaya di Posko Pemenangan LPM Suramadu itu turut diikuti dengan kehadiran di tempat pemungutan suara (TPS) pada, 9 Desember 2020. Ia juga mengingatkan, agar saat pencoblosan tetap memastikan MA-Mujiaman nomor urut 2 sebagai pilihan.

“Pastikan pilihan yang dicoblos adalah nomor urut 2. Nomor satu dibuka thok, nomor 2 dicoblos,” ajaknya di sela mendampingi ratusan pendukung LPM Suramadu menyaksikan nobar yang dibuka mulai pukul 19.00 Wib.

Disinggung paparan debat dari kedua pasangan calon, Abah Rohim menyatakan, dibanding paslon nomor urut 1, pandangan dan tanggapan paslon MAJU lebih komprehensif dan solutif dalam menguraikan permasalahan di Kota Surabaya. Diakui, penilaian objektif terhadap Machfud Arifin dan Mujiaman Sukirno itu karena paslon nomor urut 2 itu memiliki pandangan ke depan untuk memajukan Kota Surabaya.

“Termasuk upaya dan kisi-kisi dalam me-recovery perekonomian yang memakmurkan warga Surabaya,” cetus tokoh milenial Surabaya ini.

Sebelumnya, dari pantauan di lapangan, iringan-iringan pendukung yang mengantarkan masing-masing paslon menuju lokasi debat Cawali/Cawawali Surabaya di Hotel JW Marriott tampak dipenuhi para relawan LPM Suramadu. Ratusan pendukung Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno yang digalang LPM Suramadu mengular hingga meluber memenuhi sepanjang jalan protokol.

“LPM Suramadu Yes…Yes…Yes..! MAJU menang…menang…menang…,” sorak mereka sambil mengibarkan bendera bergambar paslon nomor urut 2.(@Budi R)