Machfud Arifin Adalah Nama Yang Paling Banyak Dikenal Dengan Persentase 74,0%.

0
158

DERAP.ID|| Surabaya KotaPahlawan,- Lembaga non-profit yang mendalami masalah opini dan kebijakan publik, Populi Center telah menyurvei 4 orang dari dua pasangan calon (paslon) Wali Kota/Wakil Wali Kota Surabaya. Dari dua pasang kontestan Cawali/Cawawali Kota Surabaya tersebut, Populi Center menyebut, Machfud Arifin (MA) adalah sosok paling dikenal dan mampu memimpin.

Mendasari temuan ini adalah hasil survei Populi Center yang berlangsung sejak tanggal, 6 hingga 13 Oktober 2020 terhadap 800 responden yang dipilih secara acak bertingkat (multistage random sampling) di 60 desa/kelurahan yang tersebar secara proporsional di seluruh kecamatan di kota Surabaya. Melalui metode wawancara tatap muka, survei yang memiliki Margin of Error 4,0% dengan tingkat kepercayan 95% itu menyebut, Machfud Arifin adalah nama yang paling banyak dikenal dengan persentase 74,0%.

“Machfud Arifin dinilai sebagai sosok yang paling mampu memimpin,” kata Hartanto Rosojati, Peneliti Populi Center dalam rilis yang diterima wartawan di Hotel Papilio Surabaya.

Rilis Media Survei Kota Surabaya Arti Penting Undecided Voters di Pilwako Surabaya Tahun 2020 Populi Center.
Dalam survei tersebut, Populi Center juga mencatat, di bawah Machfud Arifin ada Eri Cahyadl dengan besaran persentase survei 68,8%, Armuji 55,0% dan Mujiaman Sukirno mengantongi persentase survei sebesar 50,2%. Kedua, nama Eri Cahyadi unggul untuk kategori akseptabilitas sebagai sosok yang mampu mernbawa perbaikan, sosok yang disukai, sering muncul di media sosial dan paling memahami persoalan di kota Surabaya, serta dinilai paling mampu menangani COVID-19.

“Tapi, perbedaan akseptabilitas antar kedua tokoh masih dalam batas margin of error,” tukas Hartanto.

Dalam siaran pers Populi Center tersebut juga menilai tingkat elektabilitas kedua paslon. Disebutkan, Eri Cahyadi – Armuji (Erji) merupakan pasangan paling dipilih menjadi Wali Kota dan Wakil Wali kota Surabaya periode mendatang dengan 41,0%. “Mengungguli pasangan Machfud Arifin – Mujiaman Sukirno dengan persentase 37,7 persen,” tulis pers rilis survei tersebut.

Sementara, pada bagian keempat, Populi Center mengungkap survei terkait tingkat kemantapan pilihan. Disebutkan, masyarakat yang menjawab sudah mantab memiliki persentase 52,0%, disusul dengan masih mungkin berubah dengan 31,8%, dan tidak tahu/tidak jawab dengan besaran survei 16,2%.

“Hasil ini menunjukkan bahwa tingkat masyarakat yang belum menentukan pilihan (undecided voters) cukup tinggi dengan 48,0 persen,” urai Hartanto.

Sedangkan, kelima adalah tingkat partisipasi sebesar 80,7% mengaku akan menggunakan hak pilihnya, dan 14,2% menjawab masih mempertimbangkan situasi perkembangan COVID-19). Untuk responden yang menjawab tidak datang ke tempat pemungutan suara (TPS) sebesar 23%.

“Ini menunjukkan bahwa antusianisme dan tingkat partisipasi (voters turnout) warga kota Surabaya cukup tinggi,” ulas Hartanto dalam Rilis Media Survei Kota Surabaya Arti Penting Undecided Voters di Pilwako Surabaya Tahun 2020.

Sementara, tujuan pelaksanaan survei tersebut adalah untuk melihat tingkat popularitas, akseptabilitas, dan elektabilitas dari para pasangan calon dalam pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya. “Dipilihnya Kota Surabaya sebagai lokasi survei karena Kota Surabaya merupakan salah satu kota dengan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi,” tuturnya.(@ Budi R)