Nomor Urut 2, Machfud Arifin Dan Pasangannya Mujiaman Sukirno Tak Bisa Dibendung Semangatnya

0
155

DERAP.ID|| Surabaya,-  Gerak langkah pengawalan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Suramadu dalam menyukseskan Calon Wali Kota (Cawali) Surabaya nomor urut 2, Machfud Arifin dan pasangannya Mujiaman Sukirno tak bisa dibendung semangatnya.

Bukti nyata dukungan kepada Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno (MA-Mujiaman) kembali ditunjukkan LPM Suramadu. Kali ini, Rabu (28/10/2020), LPM Suramadu menginisiasi pertemuan Cawali Surabaya, Machfud Arifin dengan ribuan warga pemilih di Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan Surabaya.

Tak ayal, kehadiran Machfud Arifin bersama Gus Miftah di permukiman padat penduduk tersebut disambut antusias ribuan warga yang berjajar rapi dari pintu masuk hingga ke lokasi acara. Mantan Kapolda Jatim yang didampingi Haji Abdul Rohim selaku Ketua LPM Suramadu dan inisiator acara ‘Sapa Warga Gundih’ ini, berjalan kaki ‘membelah’ lautan massa yang mengelukan kedatangannya sambil mengibarkan bendera bergambar paslon nomor urut 2.

Cawali Surabaya Machfud Arifin bersama Gus Miftah didampingi Ketua LPM Suramadu Haji Abdul Rohim saat Sapa Warga Gundih, Rabu (28/10/2020)

Meriahnya sambutan warga Gundih Lapangan/Ril, RT 02/10/RW 01 tersebut semakin menambah kekuatan dukungan LPM Suramadu untuk memenangkan pencalonan Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno melenggang sebagai Wali Kota/Wakil Wali Kota Surabaya periode 2020-2025.

Puncaknya, di hadapan warga dan sejumlah tokoh masyarakat setempat, Machfud Arifin berjanji, jika dirinya dipercaya memimpin Surabaya, akan mengubah kesenjangan yang selama ini masih terjadi di Surabaya dengan pemerataan pembangunan. “Tidak hanya kotanya, tapi kampungnya juga harus maju dan ikut merasakan pemerataan pembangunan di Surabaya,” kata MA, sapaan keseharian Machfud Arifin.

MA berjanji, akan menghilangkan kesenjangan tersebut melalui program-program unggulan yang sudah disiapkan di masa pemerintahannya nanti. Satu di antaranya, menyiapkan lapangan kerja untuk menyerap 100 ribu tenaga kerja baru, sekaligus pemberdayaan usaha mikro kecil menengah (UMKM) dengan pendampingan pelatihan, pemasaran hingga permodalannya.

“Kami akan gulirkan juga anggaran per RT di Surabaya dengan total Rp150 juta, termasuk menaikkan anggaran kegiatan para kader dan ibu-ibu. Mosok APBD Suroboyo Rp10,3 triliun gak isok (masak APBD Surahaya Rp10,3 triliun tidak bisa, red). Semua sudah saya hitung dan itu masih lebih,” serunya disambut histeria warga.

Di tengah sambutannya, MA, juga berniat memeratakan pembangunan di kawasan-kawasan tidak layak huni yang masih ada di Surabaya. Selain itu, Cawali Surabaya yang dikawal LPM Suramadu ini bercita-cita mempercantik wisata religi dan masjid-masjid di Surabaya.

“Yang paling penting, semua program yang kami rancang bisa mengubah kenistaan di Surabaya menjadi yang berkeadilan,” tuturnya.

Saat disinggung sepak terjang LPM Suramadu dalam mendukung pencalonannya sebagai Wali Kota Surabaya, secara terbuka MA mengaku, upaya LPM Suramadu sangat luar biasa menjaring suara hingga ke akar rumput. Harapannya, Tim Suramadu tetap mengawal dan mengawasi dengan cermat kegiatan Pilwali Surabaya 2020, khususnya pada saat pelaksanaan pencoblosan atau pemungutan suara.

“Diawasi betul penghitungan suaranya, mulai dari perolehan orang yang hadir di TPS dimonitor dan yang belum hadir diarahkan ke TPS, kemudian pada pasca perhitungan suara harus tetap diawasi dan diikuti dengan betul jangan sampai ada yang tertinggal. Yang pasti, saya salut dan LPM Suramadu hebat,” harapnya.

Seperti diketahui, pada gelaran Pilwali Surabaya yang dihelat melalui Pilkada Serentak 2020, memasangkan dua paslon yang telah mendaftar di KPU Kota Surabaya sebagai kontestan di Pilwali Surabaya. Masing-masing dari kedua paslon tersebut adalah, Machfud Arifin atau akrab dikenal dengan MA ini memilih pasangan Mujiaman Sukirno sebagai wakilnya.

Dengan slogan MAJU, mantan Kapolda Jatim berpangkat bintang dua bersama mantan Dirut PDAM Surabaya itu diusung 8 parpol besar, Nasdem, PKS, Gerindra, Demokrat, PKB, GOLKAR, PPP dan PAN dalam laga Pilwali Surabaya. Sedangkan, paslon mantan Kepala Bappeko Surabaya, Eri Cahyadi yang menggandeng politisi PDIP sekaligus mantan anggota DPRD Jatim, Armuji (Cak Ji/Erji) maju ke Pilwali melalui rekom resmi Ketum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.(@Budi R)