Sidang Perkara Dugaan Penggelapan Oleh Terdakwa Robert Yohanes Dan Febyanto Kembali Di Gelar Diruang Garuda Pengadilan Negeri Surabaya

0
692

DERAP.ID|| Surabaya,-  Sidang perkara dugaan penggelapan oleh terdakwa Robert Yohanes dan Febyanto kembali di gelar diruang garuda pengadilan negeri surabaya, dengan agenda mendengarkan keterangan saksi 3 orang dari CV Multi Indotama ialah Tan Wiliam Sutanto selaku direktur sekaligus pemilik CV Multi Indotama dan Elisya Yuliana sebagai admin.

Tan William Sutanto dalam keterangan nya sebagai saksi mengungkapkan bahwa perusahaannya mengalami kerugian sebesar Rp 7.031.253.021 akibat yang memakai nama dua orang fiktif  Arif dan Martino.

Saksi Tan Wiliam Sutanto mengakui juga saat ditanya kuasa hukum terdakwa Febyanto , bahwa terdakwa Febyanto telah mentransfer pembayaran Rp 45.000.000. Ke rekening Tan William Sutanto dan menitipkan surat sertipikat rumah, KTP, KSK , surat akte nikah milik Febyanto pada saksi Tan William Sutanto. Senen (13/7/2020).

Masih keterangan William “pada Februari 2020 bahwa Arif dan Martino adalah pembeli fiktif yang surat jalannya ditelusuri Tan William Sutanto ternyata barang tersebut dikirim ke mastrip tempat terdakwa Robert Yohanes ( berkas terpisah),

Selain order fiktif, Tan Wiliam Sutanto juga menyebutkan dana pembelian bahan baku biji plastik dari Yossi Olivia, dibuat beli barang oleh terdakwa Febyanto.

Sementara saksi Elisa Yuliana dari bagian administrasi karyawan CV Multi Indotama sempat ketua majelis hakim Sutarno dengan nada tinggi menanyakan kenapa saksi Elisa Yuliana berani-beraninya mengeluarkan barang pesanan Febyanto tanpa disertai surat pengantar sama sekali. Seusai sidang kuasa hukum Febyanto menjelaskan pada wartawan Derapnasional.com

Perlu diketahui terdakwa Febyanto dilaporkan ke polisi oleh Tan William Sutanto karena barang yang di kirim terdakwa Febyanto ke terdakwa Robert Yohanes, adalah barang pembelian dengan cara memakai nama fiktif Aries sama Martino,
Sedangkan dana dari Tan William Sutanto yang di transferkan ke rekening Yossy Olivia sebesar Rp 803.000.000.  terdakwa Febyanto belikan biji plastik untuk di kirim juga ke terdakwa Robert Yohanes, sampai batas waktu jatuh tempo terdakwa Robert Yohanes belum juga menyelesaikan pembayaran nya pada terdakwa Febyanto. sehingga Tan William Sutanto pemilik CV Multi Indotama mengalami kerugian sebesar Rp 7.031.253.021.(Budi R)