Tunjangan Hari Raya (THR) kepada karyawan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XI Segera Dibayarkan

0
319

DERAP.ID|| Surabaya,- Rapat gabungan yang digelar akhir April lalu, telah disepakati, Tunjangan Hari Raya (THR) kepada karyawan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XI segera dibayarkan. Namun, dibalik berita gembira tersebut, ada THR yang sengaja tidak diberikan manajemen PTPN XI pada tahun ini.

“Ya. THR untuk Komisaris dan Direksi, tahun ini tidak diberikan,” Dedy Mawardi, Komisaris Utama PTPN XI, Senin (4/5/2020).

Dedy sangat mengapresiasi, upaya direksi yang telah mengagendakan pembayaran THR kepada karyawan. Menurut Dedy, komitmen menunaikan THR di tengah kondisi pandemi dan kondisi perusahaan, bukan sekadar memenuhi kewajiban, melainkan sangat membantu karyawan, karena multiplayer efeknya luas.

“Hasil rapat memutuskan, THR untuk karyawan diberikan pertengahan Mei, atau selambat-lambatnya satu minggu sebelum hari raya,” ungkap Dedy.

Menyoal THR untuk Komisaris dan Direksi yang tidak dibayarkan tersebut, Dedy mengatakan, hal ini sebagai wujud kepekaan dan kesadaran sosial dalam kondisi wabah pandemi akibat COVID-19 yang telah berdampak luas, secara ekonomi maupun sosial. Menurutnya, anggaran THR untuk Komisaris dan Direksi dimaksimalkan untuk kegiatan kemanusiaan terkait penanggulangan dan penanganan COVID-19 melalui PKBL atau CSR. “Ini untuk melatih kepekaan dan empati sosial,” singkatnya.

Ditanya, selain program THR untuk CSR yang difokuskan dalam penanganan wabah Covid-19, Dedy menjelaskan, dua Rumah Sakit, masing-masing RS Djatiroto Lumajang dan RS Lavalette Malang menjadi RS rujukan Covid-19. Selain itu, PTPN XI juga menyiapkan dua Rumah Sakit lainnya untuk mendukung penanganan Covid-19, yakni RS Elizabeth di Situbondo dan RS Wonolangan di Probolinggo.

“Pastinya, penanganan yang diberikan sesuai protokol keamanan dan terpisah dengan pasien reguler, sehingga aman,” katanya.

Untuk Surabaya, lanjut Dedy, PTPN XI menawarkan klinik Welas Asih Medika sebagai tempat isolasi dan penanganan pasien Covid-19. Dikatakan, klinik ini hanya butuh sedikit penyempurnaan dan kelengkapan medis. “Semuanya ini wujud dari kontribusi positif keberadaan BUMN untuk Indonesia,” tukas Dedy.

Sekadar tahu, PT Perkebunan Nusantara XI agroindustri berbasis tebu dan merupakan bagian dari Holding BUMN Perkebunan yang memiliki sekitar tiga ribu karyawan tersebar di Jawa Timur. Saat ini PTPN XI tengah bersiap melaksanakan aktivitas giling sebagai support ketahanan pangan nasional dengan komoditas gula.(Budi R)