Ipda Septian Dwi Cahyo Polres Padang Menindak Anggotanya Sampai Masuk Rumah Sakit

0
1232

Derap.ID|| Padang,- Video pemukulan terhadap tiga personil kepolisian di Polres di Padang Pariaman Video viral di media sosial sejak Rabu (25/3/2020) sore. Video dengan durasi 59 detik yang diunggah di laman facebook tersebut menuai banyak pro kontra dari warganet, terlebih aksi itu dilakukan oleh seorang perwira pertama berpangkat Ipda.

Penelusuran harianhaluan.com di laman facebook yang mengunggah video tersebut pertama kali, terlihat aksi tersebut dilakukan oleh seorang perwira pertama polisi berpangkat Ipda terhadap tiga orang personil bintara. Ketiga bintara itu dengan kondisi bertekuk lutut, sedangkan sang perwira berdiri sambil tampak memukul ketiganya menggunakan ikat pinggang (kopel).

Video tersebut diunggah oleh akun facebook Firmansyah Padang TerapiStroke pada Rabu (25/3/2020) sekitar pukul 19.17 WIB. Dalam postingan tersebut ditulis “Penganiayaan yang tidak pantas terjadi di tubuh Polri di Polres Padang Pariaman Polda Sumbar yang di lakukan oleh Ipda Septian dwi cahyo yang mengakibatkan Personel masuk rumah sakit dan tidak sadarkan diri karna di pukul berkali kali menggunakan kopel keras di bagian yg sangat sensitif yaitu di bagian kepala #kapolri #kadivpropampolri #humaspolri.”

Postingan itu sudah dilihat sekitar pukul 19.00 Wib oleh 39 pengguna dengan 22 komentar dan 18 kali dibagikan. Dari komentar itu, terlihat warganet sangat menyayangkan sekali tindakan itu. Sementara, salah seorang bintara tersebut saat ini tengah menjalani perawatan di RSUD Padang Pariaman.

Dengan adanya terkait video yang sudah Viral, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Septianto untuk mengatakan, sudah melakukan koordinasi langsung dengan Polres Padang Pariaman. Beliau menyebut, pihak Polres Padang Pariaman membenarkan jika itu terjadi di halaman Mapolres tersebut. Pemukulan itu dilakukan lantaran ketiga Bintara itu terlambat datang ke kantor.

“Kami sudah menanyakan langsung kepada Kapolresnya, menurut informasinya itu hukuman yang diberikan kepada anggota Bintara Polisi yang terlambat, tapi itu caranya sangat salah. Jadi tidak seperti itu juga untuk memberi peringatan kepada Anggotanya,” memurut Kabid Humas.

Yang bersangkutan, tengah menjalani pemeriksaan di Mapolres setempat.
Kronologis untuk kejadian, kata Satake, selama ini belum ada laporan lebih lanjut dari Polres Padang Pariaman. Sementara, untuk Tiga Bintara yang kena pukulan kopel oleh oknum Ipda Septian Dwi Cahyo dan sekarang korbannya sudah dirawat di RSUD Padang Pariaman. “Oknum Perwira itu bernama Ipda Septian Dwi Cahyo. Dia sudah diperiksa intensif oleh propam setempat,” ujar Kombes Satake.(Budi R)