Seorang Terdakwa Diisolir Dari Ruang Sidang Dengan Hasil Test 37,5 Derajat Celcius Sidangnya Di Tunda

0
208

DERAP.ID|| Surabaya,-   Seorang terdakwa yang baru saja dibawa dari Rutan Madaeng Waru Sidoarjo ke Pengadilan Negeri (PN) Surabaya untuk disidangkan akhirnya diisolir Petugas Security Pengadilan Negeri Surabaya dari ruang sidang

Namun hal ini belum dapat dipastikan kebenarannya apa Siterdakwa tersebut positif mengidap Virus Corona atau bukan?

karena petugas yang memeriksa terdakwa dengan menggunakan alat test pengukur suhu tubuh Termometer infrared menyatakan suhu tubuh terdakwa 37,5 derajat celcius

Terdakwa yang dibawa Jaksa Penuntut Umum yakni Melia dari Kejaksaan Tanjung Perak tersebut. saat petugas menaru alat test dibagian kepala dan badannya,Petugas sempat terkejut karena melihat suhu pada tubuh terdakwa yakni 37,5 derajat Celcius

sebab angka ini sudah melebihi batas normal orang dewasa,yakni 36,7 derat Celcius. Lantaran merasa was-was dengan kondisi tubuh terdakwa dan lingkungan Pengadilan

Lalu petugaspun memerintahkan jaksa Meliana untuk mengisolir terdakwa dari terdakwa lainnya. kemudian Diapun diamankan dan dibawa kebelakang menaiki mobil tahanan. Atas masalah ini jaksa Meliana yang dikonfirmasi wartawan malah memilih bungkam

“Dari Madaeng Rutan tidak test jadi mana saya tau kalau dia (terdakwa) itu suhu badannya segitu tinggi,”Bantah Meliana sambil menghindar dari pertanyaan wartawan,Senin(23/03/20)

Terpisah. menurut Humas Pengadilan Negeri(PN) Surabaya yakni Marthin Ginting kepada Media ini menuturkan

Bahwa dengan adanya semakin meluas wabah virus Corona di Indonesia khususnya Surabaya dalam hal Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Sudah jauh jauh hari pihaknya (Pengadilan Negeri(PN) Surabaya) sudah melakukan pencegahan yakni setiap pengunjung baik yang berpekara maupun tidak berperkara diharuskan mengikuti uji test yang telah disediakan dipintu masuk pengadilan

“Sebelum masuk kegedung Pengadilan, semua pengunjung harus menantaati aturan yang sudah diberlakukan oleh kami (Pengadilan). Seperti dipintu masuk kami sudah menyiapkan petugas security dengan alat test Termometer Infrared. Jadi siapa-siapa yang menular,kami bisa tau dan cepat bertindak untuk melakukan pencegahan,”Tegas Marthin Ginting.

Saat disinggung terkait salah satu terdakwa yang terdapat suhu badannya tinggi melebihi batas normal orang dewasa

Kata Ginting,hal semacam itu dapat terjadi bagi siapa saja. namun untuk memastikan setiap terdakwa aman dari wabah mematikan tersebut

Alangkah baiknya dia menyarankan
sebelum terdakwa dibawa kepengadilan, Jaksa diminta melakukan test kondisi tubuh terdakwa di Rutan terlebih dulu

Sehingga tidak meropatkan bila bersidang. juga, tidak tertular ke yang lain. Dan nantinya kata Ginting, kedepan setiap terdakwa yang turun dari Mobil Tahanan sebelum masuk ruang tahanan transit

diharuskan mengikuti test. bila ada yang tertular maka bisa segra diisolir dan tidak sampai masuk keruang tahanan transit Imbuhnya.(BR)