Penanganan Cepat Dan Tepat Terhadap Pasien Yang Terpapar Virus Corona, Diyakini Mampu Menekan Tingkat Penyebarannya

0
286

DERAP.ID|| Surabaya,- Penanganan cepat dan tepat terhadap pasien yang terpapar virus Corona, diyakini mampu menekan tingkat penyebarannya. Upaya antisipasi dan penindakan ini telah dirancang Rumah Sakit Primasatya Husada Citra (RS PHC) Surabaya melalui penyediaan ruang Dekontaminasi.

Lantas, seperti apa dan bagaimana fungsi maupun penggunaan ruang Dekontaminasi bagi penderita yang terindikasi virus Corona? Menurut dr. Pudji Djanuartono, M.Kes, pasien Covid-19, akan segera dibawa ke ruang isolasi tersebut. Hanya saja, ingat Kepala RS PHC Surabaya ini, tidak selalu penderita yang terinfeksi wabah Corona masuk ruang Dekontaminasi.

“Tapi, si pasien yang datang, kami periksa dahulu, sampai benar-benar dinyatakan ada indikasi kuat terserang Covid-19,” ingat dr. Pudji, Jumat (13/3/2020).

Namun, dr. Pudji mengingatkan, pemeriksaan terhadap penderita yang merasa terjangkit virus Corona, harus bemar-benar cermat dan tepat. Hal ini dilakukan agar tindakan medis yang diambil sesuai dengan diagnosa kondisi pasien.

“Sebelum masuk Dekontaminasi, pasien diukur suhu tubuhnya dengan menggunakan Thermal Scanner. Ruang Dekontaminasi ini berada di depan pintu masuk IGD,” katanya.

Apabila, Thermal Scanner mendeteksi pasien yang dimaksud memiliki suhu tubuh di atas rata-rata, petugas RS PHC dapat langsung menindaknya. Hingga kemudian, pasien yang telah melalui berbagai pemeriksaan itu bisa ditempatkan ke ruang Dekontaminasi yang dilengkapi alat pelindung diri (APD) bagi pasien dan petugas medis.

“Bagi pasien yang telah melalui pemeriksaan di ruang Dekontaminasi dinyatakan terindikasi terjangkit Covid-19, akan dirujuk ke rumah sakit kompeten,” ulasnya.

Namun seandainya, pasien tersebut harus dirawat di rumah sakit pelabuhan yang merupakan anak usaha PT Pelindo III ini, pihaknya sudah menyediakan ruangan khusus. Ruang yang disiapkan tersebut adalah ruang isolasi khusus untuk memeriksa pasien.

“Kami periksa dan dirontgen. Pemeriksaan ini untuk memastikan adanya indikasi Corona pada pasien,” katanya.

Sementara, untuk rujukan pasien virus Corona, di Surabaya ada 2 pilihan rumah sakit. Keduanya telah ditunjuk sebagai tempat rujukan penderita yang terkena virus dari Wuhan, Cina tersebut. “Masing-masing, di RSUD dr. Soetomo dan rumah sakit Universitas Airlangga,” tutupnya.