KRI Teluk Manado 537 Mendukung Operasi Angkutan Laut Militer Mengangkut 2 Batalion Zeni TNI AD

0
401

DERAP.ID|| Surabaya,-  KRI Teluk Manado 537 mendukung operasi angkutan laut Militer mengangkut 2 Batalion Zeni TNI AD untuk Tugas Pemulihan Gempa di Lombok. Kapal perang jenis LST ini akan menuju Lombok setelah melaksanakan embarkasi 200 prajurit dari 2 Batalion Zeni  .

Komandan KRI Teluk Manado 537 Mayor Laut (P) R. Heru Cahyono, S.Sos., M.A. mengatakan kapal perangnya dalam kondisi siap operasi untuk mengangkut 2 Batalion Zeni Tempur yang akan bertugas untuk mendukung upaya percepatan pembangunan hunian tetap di daerah pasca bencana gempa bumi yang terjadi di Provinsi NTB.

“KRI Teluk Manado 537 siap melaksanakan operasi angkutan laut Militer menggeser 2 Batalion Zeni Tempur TNI AD sebagai Satgas Pemulihan bencana Lombok” jelas alumni AAL tahun 2002 ini.

Lebih lanjut dikatakannya, 2 Batalion Zeni Tempur tersebut terdiri dari Yon Zipur 3/Yudha Wyogrha dan Yon Zipur 9/Lang-Lang Bhuana Bandung.

Sementara itu Panglima Kolinlamil Laksda TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E., M.M.  menyampaikan kepada seluruh prajurit KRI Teluk Manado 537 untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan Kesiapsiagaan dalam melaksanakan tugas operasi angkutan laut Militer ini.

“Sebagai prajurit matra laut selalu Waspada dan siapsiaga apalagi saat Lintas laut, setiap Prajurit sesuaikan perannya dan tetap semangat laksanakan tugas ini” tandas Panglima Kolinlamil berpesan.

Panglima Kolinlamil juga mengharapkan pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan aman dan lancar. Orang Nomor satu di Kolinlamil yang merupakan pembina angkutan laut militer nasional dan pembina potensi angkutan laut nasional sesuai Pepres 66 tahun 2019 ini pun mengingatkan kepada seluruh prajurit KRI Teluk Manado 537 untuk selalu siap menerima perintah berlayar selanjutnya.

“Mengingat tugas pokok Kolinlamil melaksanakan pergeseran pasukan dan material ke seluruh wilayah NKRI dalam rangka Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP), maka di situasi awal tahun yang mulai diguyur hujan yang cukup tinggi, maka Kita harus waspada dengan antisipasi bilamana terjadi gangguan Bencana Alam di wilayah NKRI” tegas Panglima Kolinlamil.

Bencana gempa bumi di Lombok dan tsunami di Palu merupakan pengalaman yang dapat dijadikan referensi untuk Kesiapsiagaan kapal perang Kolinlamil mengambil peran dalam membantu penanggulangan Bencana Alam.(Budi R)