Charlie Hasiloan Panjaitan, Kuasa Hukum Tiga Terdakwa Akan Mengajukan Nota Keberatan Atau Eksepsi.

0
268

Charlie Hasiloan Panjaitan, Kuasa Hukum Tiga Terdakwa Akan Mengajukan Nota Keberatan Atau Eksepsi.

DERAP.ID|| Surabaya,- Tiga Terdakwa Alfin Mochamad Sofirin, Khair Ishak serta Didik Pramono menjalani sidang perdana pada kasus penyalagunaan narkotika jenis sabu, di ruang sidang Kartika 2 Pengadilan Negeri Surabaya. Senin (25/2/2020).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Surabaya Darwis, dalam dakwaanya menyatakan ketiga terdakwa di tangkap polisi di Jalan Peneleh Surabaya, saat dilakukan penggeledahan petugas mendapatkan barang bukti berupa satu bungkus plastik klip kecil “Diduga” berisi Narkotika jenis sabu seberat 0,107 gram.

Jaksa juga menyebutkan bahwa barang bukti sabu tersebut di temukan polisi di Jalan aspal yang diambil dari saku celananya dan dibuang oleh terdakwa Alfin.

Dengan Hasil Laporan Pengujian dari Laboratorium Forensik Cabang Surabaya Nomor Lab. 11888/NNF/2019 tanggal 27 Desember 2019 hasil penyisihan dengan hasil pengujian terhadap 1 kantong plastik berisikan kristal warna putih sisa hasil pengujian dengan berat netto 0,077 gram dengan kesimpulan positif mengandung Metamfetamina, terdaftar dalam golongan yaitu Golongan I nomor urut 61 Lampiran I Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Perbuatan Tiga Terdakwa Alfin Mochamad Sofirin, Khair Ishak serta Didik Pramono diancam pidana sesuai ketentuan pasal 114 ayat (1) Jo. Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkas jaksa Darwis.

Dengan Menyikapi dakwaan tersebut, Charlie Hasiloan Panjaitan, kuasa hukum para tiga terdakwa akan mengajukan nota keberatan atau eksepsi. Charlie sendiri untuk menilai, dakwaan JPU terlalu sangat berlebihan dan tidak cermat.

“Apa yang dituduhkan oleh jaksa Tidak sesuai Bukti Fakta dilapangan tidak begitu,Tapi sabu tersebut sengaja dibuang ke aspal oleh oknum polisi, lalu terdakwa disuruh untuk mengambilnya kemudian malah ditangkap lalu dibawa langsung untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Charlie seusai sidang.

Charlie juga menyebut, ketiga terdakwa juga dinyatakan negatif setelah dilakukan tes urine.

“Makanya saya berupaya untuk mengajukan nota keberatan (eksepsi) pada persidangan pekan depan. Apalagi pada saat dilakukan tes urine, ketiganya dinyatakan negatif. Saya akui yang dua memang pernah memakai, namun sudah lama berhenti. Sedangkan yang satu sama sekali belum pernah memakai,” pungkas Charlie.(Budi R)