KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa Menerima Penghargaan Dari Pemerintah Amerika Serikat (AS), Berupa Medali Kehormatan

0
589
DERAP.ID || Amerika Serikat,-  Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa menerima penghargaan dari Pemerintah Amerika Serikat (AS). Penghargaan berupa medali kehormatan diberikan dalam sebuah upacara di hipple Field, Arlington, Amerika Serikat pada Kamis (30/1/2020) lalu.
Mewakili Pemerintah AS, KSAD AS yakni Jenderal James C. Mc Conville memimpin dan menyematkan tanda kehormatan tersebut. Dikutip dari laman TNI Angkatan Darat, Jenderal TNI Andika Perkasa menerima penganugerahan bertajuk Medali The Legion of Merit, degree of Commander, dari Pemerintah Amerika Serikat.
Penghargaan tersebut ditanda tangani oleh Menteri Pertahanan AS. Lalu, Medali Kehormatan juga disematkan secara langsung oleh Jenderal James C. Mc Conville, Kasad AS dalam upacara penyambutan. Dalam sertifikat Medali The Legion of Merit, degree of Commander disebutkan bahwa dalam masa jabatannya sebagai Kasad, Jenderal TNI Andika Perkasa telah memberikan pengabdian yang luar biasa.
Serta, disebutkan, memperkuat hubungan kedua Angkatan Darat, yakni Negara Indonesia dan Negara Amerika Serikat. Sehingga memberikan kontribusi positif bagi stabilitas keamanan kawasan Indo Pasifik. Jenderal TNI Andika Perkasa mempunyai Inisiatif untuk memulai pertukaran latihan satuan pada bulan November 2019 antara prajurit Amerika Serikat dan prajurit Negara Indonesia juga untuk menjadi dasar pemberian penghargaan tersebut.
Pengiriman satuan TNI AD yang lebih besar untuk berlatih di Joint Readiness Training Center (JRTC) Fort Polk, Louisiana, Amerika Serikat pada bulan November 2020.Jenderal TNI Andika Perkasa juga memberikan dukungan bagi penguatan kerja sama satuan Helikopter Apache, Skuadron 11/Serbu Penerbad dengan US Army 16 Combat Aviation Brigade.
Pada akhirnya, upaya dan inisiatif telah menjadikan hubungan kedua Angkatan Darat semakin erat, baik pada tingkat individu maupun satuan.
Medali The Legion of Merit dianugerahkan dalam empat tingkatan (degree): Chief Commander degree, Commander degree, Officer degree dan Legionnaire degree.Kep
KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa memang bukan orang sembarangan. Ia memiliki jejak membanggakan di dunia militer khususnya di TNI AD.
Bisa dikatakan kariernya Jenderal TNI Andika Perkasa memang sangat melejit di TNI AD. Hal ini tak lepas dari kemampuan juga kecerdasannya.
Berdasarkan latar belakang pendidikan, Jenderal TNI Andika Perkasa ternyata memiliki gelar yang banyak sekali.
Jenderal TNI Andika Perkasa memang, banyak menghabiskan waktu untuk sekolah. Ia bahkan sempat mengenyam pendidikan di luar negeri.
Namun, untuk S2 dan S3, Jenderal TNI Andika Perkasa justru mengambil pendidikan di Amerika.
Prestasi Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa yang dari Amerika Serikat  untuk memberi Medali dan mendapat Kehormatan
Prestasi dari Amerika Serikat.
KSAD Jendral TNI Andika Perkasa juga Lulusan pendidikan S1 di dalam negeri untuk mengambil jurusan Ekonomi.
Namun, untuk S2 dan S3, Andika Perkasa justru mengambil pendidikan di Amerika.
Andika Perkasa merupakan Lulusan dari The George Washington University.
Selain itu, KSAD ini juga lulusan National Defense University.
Tak berhenti di situ, Jenderal TNI Andika Perkasa pun mengikuti pendidikan di Norwich University dan juga Harvard University. Jenderal TNI Andika Perkasa ternyata memiliki tiga gelar s2, yakni gelas MA, MSc, dan MPhil.
Kemudian, Andika Perkasa memiliki satu gelar S3 yakni PhD.
KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa dinilai memiliki kemampuan sehingga memiliki kariernya. Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa juga menerima penghargaan dari Pemerintah Amerika Serikat (AS).
Penghargaan berupa medali kehormatan diberikan dalam sebuah upacara di hipple Field, Arlington, Amerika Serikat pada hari Kamis (30/1/2020) lalu.
Untuk Mewakili Pemerintah AS, KSAD AS yakni Jenderal James C. Mc Conville juga memimpin dan menyematkan tanda kehormatan tersebut Kepada KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa. Dikutip dari laman TNI Angkatan Darat, Jenderal TNI Andika Perkasa menerima penganugerahan bertajuk Medali The Legion of Merit, degree of Commander, dari Pemerintah Amerika Serikat.
Penghargaan tersebut ditanda tangani oleh Menteri Pertahanan AS.
Medali Kehormatan juga disematkan secara langsung oleh Jenderal James C. Mc Conville, Kasad AS dalam upacara penyambutan. Dalam sertifikat Medali The Legion of Merit, degree of Commander disebutkan bahwa dalam masa jabatannya sebagai Kasad, Jenderal TNI Andika Perkasa telah memberikan pengabdian yang sangat luar biasa.
Untuk memperkuat hubungan kedua Angkatan Darat, yakni Negara Indonesia dan Negara Amerika Serikat. Sehingga memberikan kontribusi positif bagi stabilitas keamanan kawasan Indo Pasifik.
Jenderal TNI Andika Perkasa mempunyai Inisiatif untuk memulai pertukaran latihan satuan Prajurit pada bulan November 2019 antara prajurit Amerika Serikat dan prajurit Negara Republik Indonesia untuk  menjadi dasar pemberian penghargaan tersebut.
Pengiriman satuan TNI AD Negara Republik Indonesia yang lebih besar untuk berlatih di Joint Readiness Training Center (JRTC) Fort Polk, Louisiana, Amerika Serikat pada bulan November 2020.
Jenderal TNI Andika Perkasa juga memberikan dukungan bagi penguatan kerja sama satuan Helikopter Apache, Skuadron 11/Serbu Penerbad dengan US Army 16 Combat Aviation Brigade.
Pada akhirnya, upaya dan inisiatif di atas telah menjadikan hubungan kedua Angkatan Darat semakin erat, baik pada tingkat individu maupun satuan.
Medali The Legion of Merit dianugerahkan dalam empat tingkatan (degree): Chief Commander degree, Commander degree, Officer degree dan Legionnaire degree.Kep
Jenderal TNI Andika Perkasa memang bukan orang sembarangan.Ia memiliki jejak Untuk membanggakan di dunia militer. Bisa dikatakan karier Jenderal TNI Andika Perkasa memang melejit di TNI AD khususnya.
Hal ini tak lepas dari kemampuan juga kecerdasannya.Berdasarkan latar belakang pendidikan, Jenderal TNI Andika Perkasa ternyata juga memiliki gelar yang banyak.Tampaknya, ia banyak menghabiskan waktu untuk sekolah. Ia bahkan sempat mengenyam pendidikan di luar negeri.
Namun, untuk S2 dan S3, Andika Perkasa justru mengambil pendidikan di Amerika.
Prestasi Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa yang Buat AS Beri Medali juga mendapat Kehormatan
Prestasi dari Amerika Serikat.
Berdasarkan latar belakang pendidikan, Jenderal TNI Andika Perkasa ternyata memiliki gelar yang banyak.
KSAD Jendral TNI Andika Perkasa juga Lulusan pendidikan S1 di dalam negeri untuk mengambil jurusan Ekonomi.
Namun, untuk S2 dan S3, Andika Perkasa justru mengambil pendidikan di Amerika.
Andika Perkasa merupakan Lulusan dari The George Washington University.
Selain itu, KSAD ini juga lulusan National Defense University.
Tak berhenti di situ, ia pun mengenyam pendidikan di Norwich University dan juga Harvard University. Diketahui, ia memiliki tiga gelar s2, yakni gelas MA, MSc, dan MPhil. Kemudian, Andika Perkasa memiliki satu gelar S3 yakni PhD.
Tak heran, ia dinilai memiliki kemampuan mumpuni sehingga memiliki kariernya yang  mulus di TNI AD.
Saat dilantik menjadi KSAD, Andika Perkasa bahkan sudah mendapatkan kepercayaan penuh dari Presiden Joko Widodo. Presiden Joko Widodo melihat, jejak karier Andika Perkasa menjadi hal yang dipertimbangkan Dan Layak Akan Menjadi Panglima TNI Akan Datang.
Perlu diketahui, Jenderal TNI yang satu ini sempat bergabung dalam pasukan elite TNI AD, Kopassus. Kemampuannya sebagai anggota Kopassus pun membuat karier Andika Perkasa terus melejit.
Mulai dari komandan peleton, hingga menjadi komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).Setelah itu, Andika Perkasa pun duduk menjadi Dankodiklat TNI AD. Kemudian, Andika Perkasa sempat dipercaya sebagai Pangkostrad.
Kemudian, ia pun sempat didapuk menjadi Komandan Paspamres pada awal pemerintahan Jokowi dan Jusuf Kalla.
Setelah itu, ia pun diangkat menjadi Pangdam XII Tanjungpura.
“Jenderal TNI Andika Perkasa pernah di Kopassus, pernah di Kodiklat, pernah jadi Pangdam, pernah jadi Komandan Paspampres, sebelumnya juga pernah di Penerangan TNI. Saya kira tour of duty-nya komplet, semuanya komplet,” kata Presiden Joko Widodo.
Prestasi Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa yang Buat AS Beri Medali Kehormatan, pada hari Sabtu, 1 Februari 2020. Ternyata Jenderal TNI Andika Perkasa tak lain adalah menantu dari mantan Kepala BIN AM Hendropriyono. Juga Sang istri, Diah Erwiany merupakan putri dari manta Kepala BIN.
Pada masanya, AM Hendropriyono menjadi ujung tombak pertempuran pasukan elite Kopassandha yang kini bernama Kopassus. Selain itu, Hendropriyono pun masuk ke ranah intelijen sebagai Kepala Badan Intelijen (BIN) pertama. Selama berkarir di dunia militer, AM Hendropriyono terlibat dalam sejumlah operasi yang membesarkan namanya.
AM Hendropriyono dikenal sebagai penuntas insiden bersejarah, Peristiwa Talangsari 1989. Kala itu, AM Hendropriyono berhasil menindak potensi radikalisme dari Kelompok Warsidi di Talangsari, Lampung. Keandalannya dalam berbagai operasi pertempuran membuat AM Hendropriyono dipercaya sebagai Kepala BIN.
Tidak hanya mengurus bawahannya di BIN, Jenderal TNI Andika Perkasa pun membentuk regenerasi melalui pendirian Sekolah Tinggi Intelijen Jenderal TNO Andika Perkasa juga memberikan dukungan bagi penguatan kerja sama satuan Helikopter Apache, Skuadron 11/Serbu Penerbad dengan US Army 16 Combat Aviation Brigade.
Pada masanya, AM Hendropriyono menjadi ujung tombak pertempuran pasukan elite Kopassandha yang kini bernama Kopassus. Selain itu, Hendropriyono pun masuk ke ranah intelijen sebagai Kepala Badan Intelijen (BIN) pertama. Selama berkarir di dunia militer, AM Hendropriyono terlibat dalam sejumlah operasi yang membesarkan namanya. AM Hendropriyono dikenal sebagai penuntas insiden bersejarah, Peristiwa Talangsari 1989.
Kala itu, AM Hendropriyono berhasil menindak potensi radikalisme dari Kelompok Warsidi di Talangsari, Lampung.
Keandalannya dalam berbagai operasi pertempuran membuat AM Hendropriyono dipercaya sebagai Kepala BIN.
Tidak hanya mengurus bawahannya di BIN, ia pun membetuk regenerasi melalui pendirian Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN). Selain sekolah, AM Hendropriyono pun menggagas Sumpah Intelijen, Mars Intelijen, hingga logonya.
Dalam pendidikan, AM Hendropriyono bahkan menerangkan intelijen sebagai ilmu.Sepak terjangnya ini menjadikan AM Hendropriyono menjadi tokoh militer dan intelijen ternama. Ia bahkan dinobatkan sebagai guru besar intelijen pada 2014.Hal itu membuat AM Hendropriyono menjadi profesor intelijen pertama di dunia.(Budi R)